Breaking News:

Berita Jembrana

Banjir Buat Akses Jalan di Sekarkejula Jembrana Terputus, Senderan Sungai Disender Batu Bronjong

Akhir tahun 2020 lalu, banjir membuat jalan di Banjar Sekarkejula, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, putus.

Istimewa
Wakil Ketua Komisi III DPRD Bali, IGA Diah Werdhi Srikandi WS, mengunjungi ke lokasi yang akan mendapat senderan batu bronjong, Kamis 11 Februari 2021 - Banjir Buat Akses Jalan di Sekarkejula Jembrana Terputus, Senderan Sungai Disender Batu Bronjong 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Akhir tahun 2020 lalu, banjir membuat jalan di Banjar Sekarkejula, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, putus.

Akibatnya, aktivitas warga pun tersendat.

Menindaklanjuti hal itu dengan kondisi duafa saat ini yang mengkhawatirkan, maka akan segera ditindaklanjuti dengan menyender batu bronjong.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Bali, IGA Diah Werdhi Srikandi WS mengatakan, beberapa hari pasca banjir bandang awal tahun lalu, Komisi III ini juga mengecek ke lokasi.

Keluarkan Menu Baru, Waroeng Steak & Shake Banjir Antusias dari Pelanggan

Denpasar Diguyur Hujan Lebat, Banjir Mengepung hingga Beberapa Sepeda Motor Jadi Mogok

Cegah Banjir, Wakil Wali Kota Denpasar Resmikan Normalisasi Tukad Pangrarungan

Akibat banjir bandang menyebabkan akses jalan terputus untuk di tiga dusun di Desa Yehembang Kauh yakni Sekarkejula, Sekarkejula Kelod dan Kedisan.

Dan sejak awal terjadi bencana, pihaknya sudah diinfokan oleh Perbekel dan sejumlah tokoh, sehingga langsung berkordinasi ke Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida.

“Hasil koordinasi dengan BWS maka kondisi ini akan segera ditangani dengan pemasangan batu bronjong. Dikarenakan kondisi ini bersifat darurat. Kemarin air sungai masih besar, dan hari ini air sungai sudah mulai surut, kita harap segera dikerjakan,” ucapnya, Kamis 11 Februari 2021.

Diah mengungkapkan, hal ini menjadi sangat darurat untuk warga dikarenakan jalan desa yang menghubungkan Banjar Sekarkejula Kaja dengan Sekarkejula Kangin amblas saat hujan deras Jumat 11 Desember 2020 lalu.

Jalan yang bersanding dengan sungai itu tergerus banjir hingga mengakibatkan jalan tidak bisa dilalui.

“Karena sifatnya darurat maka memang harus segera ditangani,” bebernya.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved