BREAKING NEWS - Kalapas Singaraja Positif Covid-19
Setelah menular pada 36 warga binaannya, Kalapas Kelas IIB Singaraja Mutzaini pada Jumat 12 Februari 2021 juga dinyatakan positif terpapar Covid-19
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: M. Firdian Sani
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Setelah menular pada 36 warga binaannya, Kalapas Kelas IIB Singaraja Mutzaini pada Jumat 12 Februari 2021 juga dinyatakan positif terpapar Covid-19.
Ia kini diisolasi di salah satu hotel yang ada di Denpasar.
Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, berdasarkan hasil swab test yang diterima oleh pihaknya, Mutzaini dinyatakan positif Covid-19.
Kendati demikian, Mutzaini tidak bergejala, sehingga ia cukup menjalani isolasi di salah satu hotel yang telah disediakan oleh Pemprov Bali di kawasan Denpasar.
• Dalam Dua Hari, Jumlah Terkonfirmasi Positif di Bangli Meningkat Sebanyak 42 Kasus
"Kalau warga binaanya tidak ada penambahan. Terakhir kasus terkonfirmasi hanya Kalapasnya saja," ucapnya.
Suyasa pun menyebut, Sekda Bali sejatinya mengizinkan agar 27 warga binaan Lapas Kelas IIB Singaraja yang positif Covid dapat menjalani isolasi di hotel Denpasar.
Namun atas pertimbangan keamanan, Kalapas memutuskan untuk tetap mengisolasi puluhan warga binaannya itu di sel khusus yang telah disediakan oleh pihaknya di Lapas Singaraja.
"Kalapas belum berani membawa puluhan warga binaannya yang positif Covid itu ke Denpasar.
• Update Covid-19 di Bali 11 Februari 2021,Positif: 371 Orang, Sembuh: 422 Orang & Meninggal: 12 Orang
Lokasinya cukup jauh, dan sangat berisiko karena bagaimana pun mereka statusnya sedang berada dalam tanggung jawab hukum," jelasnya.
Selain Mutzaini, pada Jumat 12 Februari 2021 kasus terkonfirmasi bertambah sebanyak 19 orang.
Dengan rincian delapan orang dari Kecamatan Buleleng.
Dua orang dari Kecamatan Sukasada. Satu orang dari Kecamatan Tejakula. Tiga orang dari Kecamatan Gerokgak.
Tiga orang dari Kecamatan Seririt. Satu orang dari Kecamatan Banjar. Dan satu orang lainnya dari Kecamatan Sawan.
• Satu Pegawai Dinas Pertanian & 1 Karyawan BUMN di Buleleng Meninggal Terkonfirmasi Positif Covid-19
Selain itu, Suyasa juga mengumumkan terdapat penambahan dua kasus kematian dengan hasil swab test positif Covid-19, asal Kelurahan Banyuning dan Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng.
Untuk kasus kematian di Kelurahan Banyuning merupakan seorang laki-laki berusia 83 tahun.
Almarhum mulanya datang ke RSUD Buleleng pada Senin 1 Februari dengan keluhan nyeri pinggang dan demam.
Saat di swab test hasilnya positif Covid.
• Kamis 11 Februari 2021, Sebanyak 27 Warga Binaan di Lapas Singaraja Buleleng Positif Covid-19
Selain itu, almarhum juga memiliki riwayat penyakit penyerta berupa transaminitis, hipertensi, dan edema paru. Almarhum kemudian meninggal dunia pada Kamis 11 Februari.
Sementara untuk kasus kematian asal Desa Alasangker merupakan seorang perempuan, berusia 70 tahun.
Almarhum mulanya dilarikan ke RS Kertha Usada dengan keluhan demam, lemas, nafsu makan menurun, sesak nafas dan muntah.
Setelah diswab test hasilnya positif covid.
• Selama Pandemi, Tercatat 158 Anak di Denpasar Positif Covid-19, Satu di Antaranya Meninggal Dunia
Selain itu, almarhum juga memiliki penyakit penyerta berupa nefropati diabetik. Almarhum kemudian meninggal dunia pada Kamis 11 Februari.
Selain penambahan kasus kematian, jumlah pasien covid yang dinyatakan sembuh juga bertambah sebanyak 15 orang. Dengan demikian, sisa pasien yang masih menjalani perawatan berjumlah 202 orang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/rencana-pembelajaran-tatap-muka-di-sekolah-di-buleleng-bali.jpg)