Covid-19 Melonjak di Bangli, Sehari Tiga Kasus Meninggal, 51 Terkonfirmasi Positif
Tiga warga asal Bangli terkonfirmasi meninggal dunia dengan positif Covid-19, Jumat 12 Februari 2021.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: M. Firdian Sani
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Tiga warga asal Bangli terkonfirmasi meninggal dunia dengan positif Covid-19, Jumat 12 Februari 2021.
Tak hanya angka kematian yang meningkat drastis, kasus terkonfirmasi pun tercatat meningkat sebanyak 51 kasus.
Tiga kasus kematian dengan positif Covid-19 diantaranya dua orang asal Kelurahan Kawan dan Desa Tamanbali Bangli, serta satu orang asal Desa Terunyan, Kintamani.
Humas Gugus Tugas Percepatan Penaggulangan (GTPP) Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa mengatakan dua warga yang meninggal asal Kecamatan Bangli terkonfirmasi positif Covid-19 pada hari Jumat 12 Februari 2021.
• Update Penanggulangan Covid-19 di Bali, Positif: 312 Orang, Sembuh: 317 Orang dan Meninggal: 8 Orang
"Warga Kelurahan Kawan menjalani perawatan di RSU Bangli, sementara warga asal Desa Tamanbali, menjalani perawatan di RS Puri Raharja Denpasar. Keduanya meninggal saat dalam perawatan," ujarnya.
Sementara warga asal Desa Terunyan, lanjut Dirgayusa, terkonfirmasi positif pada tanggal 7 Februari.
Pria 66 tahun itu selanjutnya menjalani perawatan di RSU Bangli, dan menghembuskan nafas terakhir pada tanggal 12 Februari.
"Saat ini jenazah asal Kelurahan Kawan sudah dikremasi. Sedangkan dua jenazah lainnya, menunggu tanggal 16 Februari untuk selanjutnya dikebumikan, karena masih ada acara di adatnya, belum diizinkan," ungkapnya.
Baca juga: Kepolisian Pastikan Prokes di Vihara Saat Perayaan Imlek, Antisipasi Klaster Covid-19 di Klungkung
Tak hanya penambahan tiga kasus kematian, Dirgayusa mengatakan bahwa per tanggal 12 Februari, kasus terkonfirmasi mengalami peningkatan 51 kasus.
Jumlah tersebut diakui merupakan yang tertinggi dari penambahan kasus-kasus sebelumnya.
Lebih lanjut dipaparkan, dari 51 kasus ini, peningkatan kasus terbanyak berasal dari wilayah Kecamatan Susut, yakni Desa Pengiangan dengan 22 kasus.
Dirgayusa mengatakan kasus ini merupakan klaster keluarga dan pengembangan kasus sebelumnya.
Baca juga: BREAKING NEWS - Kalapas Singaraja Positif Covid-19
Klaster kelurga juga bertambah di Desa Peninjoan Kecamatan Tembuku.
Di mana per hari ini, tercatat ibu dan anaknya yang belum genap setahun terkonfirmasi positif corona. "Suaminya lebih dulu terkonfirmasi positif Covid-19 dan telah menjalani karantina," ungkapnya.
Dari penambahan kasus tersebut jumlah kasus positif di Bangli secara kumulatif tercatat sebanyak 1572 kasus. Sedangkan kasus kematian, tercatat sebanyak 52 kasus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/covid-19-di-bangli.jpg)