Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Intelijen AS Ungkap China Berambisi Ciptakan Tentara Super, Tahan Sakit dan Punya Kemampuan Ini

Baru-baru ini badan intelijen Amerika Serikat mengeluarkan analisis laporannya mengenai ambisi China yang sedang membangun tentara masa depan.

Tayang:
Editor: Ady Sucipto
Gambar oleh Defence-Imagery dari Pixabay
Foto ilustrasi tentara 

TRIBUN-BALI.COM, BEIJING – Baru-baru ini badan intelijen Amerika Serikat mengeluarkan analisis laporannya mengenai ambisi China yang sedang membangun tentara masa depan.

Menurut laporan tersebut China sedang membangunan tentara masa depan dengan kemampuan ala tokoh pahlawan super seperti di buku komik.

Kemudian pertanyaannya, apakah betul tentara super dengan kemampuan di atas manusia biasa seperti kita bisa diciptakan?

Sebenarnya tak hanya China yang punya ambisi memiliki tentara super.

Baca juga: Bersitegang di Laut China Selatan, China dan Amerika Ikut Gabung Latihan Tempur di Negara Asia Ini

Pada 2014, Presiden Amerika Serikat ketika itu, Barack Obama, kepada para wartawan mengatakan, "Yang akan saya umumkan adalah, kami akan membangun Iron Man."

 Hadirin tertawa, padahal Obama sedang tidak bercanda.

AS sudah memulai mengembangkan seragam pelindung canggih bagi personel militer yang disebut Tactical Assault Light Operator Suit, disingkat TALOS.

Promosi video memperlihatkan baju TALOS ini mementalkan peluru yang ditembakkan oleh musuh.

Akan tetapi, proyek Iron Man tak berlanjut.

Setelah lima tahun, ambisi membuat seragam antipeluru dihentikan.

Meski demikian, para pengembang masih berharap komponen-komponen seragam yang bisa mementalkan peluru ini bisa dimanfaatkan untuk kepentingan tempur.

Seragam hanya satu dari sekian banyak aspek kemiliteran yang menjadi obyek penelitian dan pengembangan.

Di dunia militer--sama halnya dengan bidang-bidang lain--orang berusaha untuk mengeksplorasi dan mengembangkan teknologi agar bisa lebih maju atau unggul.

Praktik ini sudah dimulai sejak zaman dulu.

Baca juga: Joe Biden dan Xi Jinping Ngobrol Selama 2 Jam, Sikapnya Terhadap China Tetap Keras Mirip Trump

Di era modern, unggul tak selalu terkait dengan persenjataan, tetapi juga mengubah individu agar memiliki fitur tentara unggulan atau tentara super.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved