Corona di Bali

4 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Denpasar, Kasus Positif Bertambah 14 Orang & Sembuh 83 Orang

Denpasar mencatat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 14 orang, kasus sembuh  mengalami penambahan sebanyak 83 orang.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Putu Supartika
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Minggu 14 Februari 2021, Denpasar mencatat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 14 orang, kasus sembuh  mengalami penambahan sebanyak 83 orang.

Pun demikian di hari yang sama kasus kematian dengan status terkonfirmasi Covid-19 bertambah sebanyak 4 orang.

Terkait 4 orang yang dinyatakan meninggal dunia yakni seorang laki-laki usia 74 tahun yang berdomisili di Desa Dauh Puri Kaja, seorang perempuan usia 75 tahun yang berdomisili di Desa Sumerta Kaja, seorang laki-laki usia 60 tahun yang berdomisili di Desa Sanur Kauh, dan seorang laki-laki usia 60 tahun yang berdomisilli di Desa Pemogan.

“Hari ini kasus positif bertambah sebanyak 14 orang, kasus sembuh bertambah 83 orang dan 4 pasien meninggal dunia, hari ini penularan  kasus covid 19 masih terjadi, ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Baca juga: PPKM Mikro di Desa Pemogan Denpasar Bali Dilakukan Testing, 7 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah telah menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis

Tanpa di sadari peningkatan ini jauh berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu,” imbuhnya

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.

Karenanya bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh Camat.

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Dalam kesempatan tersebut Dewa Rai juga mengajak  masyarakat untuk mengurangi mobilitas,  dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Hal ini mengingat trend peningkatan kasus yang diiringi dengan menurunnya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga

Hal ini mengingat tingkat hunian isolasi dan ICU yang terus meningkat berpengaruh kepada kesediaan ruang rawat,” jelasnya.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Mantan Komandan Paspamres RI Ini Sebut Keunggulan Bali Tangani Covid-19 Yakni Ada Peran Desa Adat

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif tercatat 9.048  kasus,  angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 8.027 orang  (88,72 persen), meninggal dunia sebanyak 172 orang (1,90 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak  849 orang (9,38 persen).

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved