Breaking News:

Berita Jembrana

Sekda I Nengah Ledang Jabat PJ Bupati Jembrana Bali

Gubernur Bali Wayan Koster menugaskan PJ Sekda Jembrana I Nengah Ledang sebagai PJ Bupati Jembrana.

(Tribun Bali/I Made Ardhiangga)
I Nengah Ledang saat wawancara dengan awak media saat perpisahan Bupati dan Wabup di Auditorium Pemkab Jembrana Selasa 16 Februari 2021 kemarin. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Gubernur Bali Wayan Koster menugaskan PJ Sekda Jembrana I Nengah Ledang sebagai PJ Bupati Jembrana.

 Hal ini menyusul dengan diundur ya pelantikan sesuai SE Kementrian Dalam Negeri.

Pelantikan PJ Bupati Jembrana ini dilaksanakan di gedung Jayasaba Denpasar, Selasa 16 Februari 2021 sore kemarin.

Birokrat asal desa Kaliakah Kecamatan Negara itu dilantik untuk mengisi kekosongan kursi bupati yang berakhir kepemimpinannya di bulan ini.

Dengan diangkatnya Ledang sebagai PJ Bupati, maka Ledang sendiri memiliki rangkap jabatan sebanyak tiga sekaligus.

Baca juga: Berpamitan, Ini Pesan Bupati Jembrana Putu Artha dan Wabup Kembang

Baca juga: Pelantikan Serentak Ditunda, Bupati Terpilih Jembrana: Tidak Masalah

Baca juga: Pekak Wayan Kamer, Seorang Veteran di Jembrana Bali Diaben Tanpa Penghormatan Militer

Selain dengan jabatan baru tersebut.

Selain sebagai PJ bupati, Ledang merangkap sebagai PJ Sekda dan juga sebagai Asisten I bidang Pemerintahan Pemkab Jembrana sejak dilantik 17 pebruari 2019 lalu 

PJ Bupati Jembrana, I Nengah Ledang mengatakan kepercayaan dan jabatan yang disandangnya kini sebagai amanah dan tanggung jawab.

Yang jelas satu tugas besar sudah menantinya yakni mempersiapkan pelantikan bupati dan wakil bupati Jembrana terpilih yang jika sesuai rencana akan digelar akhir pebruari 2021.

"Saya hanya melaksanakan tugas-tugas sehari hari bupati jembrana. Juga  melaksanakan tugas dan bertanggung jawab kepada bapak gubernur. Tentu fokus saat ini juga mempersiapkan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih. Muda mudahan berjalan lancar,” ucapnya Rabu 17 Februari 2021. 

Seperti diketahui, Kabupaten Jembrana  merupakan satu dari enam daerah di Bali yang menggelar Pilkada serentak Tahun 2020.

Namun hingga berakhirnya masa jabatan bupati dan wakil bupati pada 17 Februari 2021, belum ada pelantikan bupati dan wakil bupati definitif.

Pelantikan PJ Bupati demi menghindari terjadinya kekosongan pimpinan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di Jembrana.

Untuk itu , Gubernur Bali Wayan Koster   mengeluarkan surat keputusan Gubernur Bali  nomor 236 /01-A/HK/2021 tanggal 10 pebruari 2021  perihal penunjukan pelaksana harian bupati Jembrana.

Keputusan ini berlaku mulai tanggal 17 pebruari 2021 hingga dilantiknya bupati dan wakil bupati terpilih hasil pilkada serentak tahun 2020.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved