Breaking News:

Ribuan Siswa di Klungkung Tak Diberikan Izin Sekolah Tatap Muka

Dinas Pendidikan terus melakukan persiapan dan verifikasi sekolah untuk penerapan sekolah tatap muka.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kepala Dinas Pendidikan Klungkung I Ketut Sujana saat menunjukkan surat permohonan pembelanaran tatap muka dari SMPN 1 Banjarangkan, Selasa 19 Januari 2021. 

TRIBUN-BALI, SEMARAPURA - Dinas Pendidikan terus melakukan persiapan dan verifikasi sekolah untuk penerapan sekolah tatap muka.

Dari hasil rekapan Dinas Pendidikan Klungkung, ada 2709 siswa dari jenjang sampai SD sampai SMA/SMK yang tidak mendapatkan izin untuk ikut pembelajaran tatap muka dari orang tuanya. 

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Klungkung, I Ketut Sujana saat melakukan verifikasi prokes sekolah di SD 1 Dawan Kelod, dan SD 1 Dawan Kaler, Kamis 18 Februari 2021.

Rekapitulasi telah dilakukan terhadap sekitar 35.620 siswa dari jenjang SD sampai SMA/SMK di Klungkung.

Baca juga: Dinas Pendidikan Kota Depok Keluarkan SE Larangan Hari Valentine Bagi Siswa, Berikut 5 Poin Isinya

Hasilnya, 31.956 atau sekitar 89,74 persen orang tua siswa mengizinkan anaknya untuk pembelajaran tatap muka, walau masih dalam suasana pandemi.

Sementara 2.709 siswa atau sekitar 7,61 persen orang tua siswa belum mengizinkan anaknya untuk pembelajaran tatap muka.

Sementara sisanya 945 orang tua siswa atau 2,65 persen masih ragu-ragu.

"Kami tetap tidak boleh memaksakan. Jika tidak diizinkan untuk pembelajaran tatap muk, siswa kami tetap layani dengan pembelajaran secara daring," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Klungkung, I Ketut Sujana.

Menurutnya orang tua siswa yang belum mengizinkan anaknya untuk pembelajaran tatap muka, sebagian besar dari kalangan tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, bidan dan sebagainya yang mengetahui lebih banyak prihal kondisi saat ini.

Baca juga: Dinas Pendidikan Klungkung Mutasi 109 Guru dari Jenjang TK hingga SMP

Mereka masih khawatir, karena situasi pandemi yang masih terus terjadi.

Meskipun demikian pihaknya masih belum dapat memastikan kapan pembelajaran tatap mula di Klungkung akan kembali dilaksanakan.

"Data ini juga menjadi pertimbangan bupati, yang dalam hal ini Ketua Satgas Covid-19 Klungkung untuk menentukan kapan pembelajaran tatap muka akan kembali dilaksanakan di Klungkung. Kewenangannya itu ada pada bupati," ujar Ketut Sujana. (*)

 

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: M. Firdian Sani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved