Breaking News:

Corona di Indonesia

Takut Disuntik Vaksin Covid-19, Warga Satu Dusun di NTT Masuk Hutan untuk Sembunyi

Menurut Kapolres Alor AKBP Agustinus Christmas, warga sembunyi di hutan karena ketakutan setelah membaca informasi hoaks tentang vaksin Covid-19.

Editor: DionDBPutra
DOK POLRES ALOR via KOMPAS.COM
Kapolres Alor AKBP Agustinus Christmas bertemu aparat pemerintahan Desa Alila Timur, Ketua RT dan Kepala Dusun 2. Kapolres didampingi Kabagops Polres Alor, Kapolsek Alor Tengah Utara, Bhabinkamtibmas dan Babinsa. 

TRIBUN-BALI.COM - Lantaran termakan berita hoaks, warga satu dusun di Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) takut disuntik vaksin Covid-19.

Warga dusun itu kemudian masuk hutan untuk sembunyi. Mereka adalah warga Dusun II Batu Putih, Desa Alila Timur, Kecamatan Kabola, Kabupaten Alor.

Ihwal warga Dusun II Baru Putih bersembunyi di hutan diketahui dari laporan Babinkamtibmas Aipda Dominggus Bole Dede yang datang ke desa tersebut.

Baca juga: WHO Keluarkan Izin Darurat, Vaksin AstraZeneca hingga 5 Juta Dosis Segera Masuk Indonesia

Baca juga: Provinsi Bali Tunggu Perpres Untuk Terapkan Denda Bagi Masyarakat Yang Tidak Mau Divaksin Covid-19

Menurut Kapolres Alor, AKBP Agustinus Christmas, warga sembunyi di hutan karena panik dan ketakutan setelah membaca informasi hoaks tentang vaksin Covid-19.

"Mereka sembunyi di hutan karena banyak membaca berita-berita di media sosial dan informasi lainnya sehingga mereka takut," kata Agustinus saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon Rabu sore 17 Februari 2021.

Babinkamtibmas Aipda Dominggus yang datangi desa tersebut bertemu pengurus RT 05.

Selanjutnya mereka lalu menemui warga yang sembunyi di hutan sekaligus meluruskan informasi hoaks yang diperoleh masyarakat.

Menurut Agustinus, mengetahui hal tersebut, sebagian warga memilih kembali ke rumah dan sebagian lainnya masih tetap bertahan di hutan.

"Bhabinkamtibmas langsung gerak cepat menjelaskan kepada kepala desa dan beberapa tokoh serta masyarakat, untuk tidak terpengaruh berita-berita hoaks yang beredar," kata Agustinus.

Ia berharap kepala desa, puskesmas serta dinas kesehatan ikut membantu mensosialisasikan infomasi vaksin Covid-19 ke masyarakat.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved