Anggota TNI AD Kodam IX/Udayana Ajak Masyarakat Perbatasan Bercocok Tanam Pakai Polybag
Anggota TNI AD Kodam IX/Udayana yang bertugas di perbatasan gencar memberikan penyuluhan tentang cara bercocok tanam menggunakan media polybag
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, KUPANG - Anggota TNI AD Kodam IX/Udayana yang bertugas di perbatasan gencar memberikan penyuluhan tentang cara bercocok tanam menggunakan media polybag.
Penyuluhan diberikan kepada masyarakat perbatasan khususnya Kelompok Tani Oelbonak di Desa Netemnanu Utara, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Dansatgas Yonarmed 3/105 Tarik Letkol Arm Laode Irwan Halim, S.I.P., M.Tr.(Han)., menjelaskan, penyuluhan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat perbatasan agar dapat memanfaatkan lahan sempit di rumah untuk bercocok tanam.
"Untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan rumah. Bercocok tanam dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan juga dapat dilakukan di lahan sempit seperti pekarangan rumah," terangnya melalui keterangan tertulis yang diterima Tribun Bali, Minggu 21 Februari 2021.
Baca juga: Sempat Baku Tembak, KKB Papua Tak Hanya Incar Prajurit TNI Banteng Raider Tapi Juga TNI AU
Baca juga: Update Desa Miliarder, Anggota TNI dan Polri Perketat Pengamanan, Serka Heru: HP Standby 24 Jam
Baca juga: Pasang Wastafel, TNI AD di Bali Cegah Penyebaran Covid-19 di Tempat Ibadah dan Fasum
Menurutnya, pemanfaatan pekarangan untuk bercocok tanam oleh masyarakat, saat ini belum maksimal, masyarakat lebih memilih bercocok tanam di lahan luas yang jauh dari rumah.
"Padahal jika lahan sempit tersebut dioptimalkan, hasilnya juga dapat dinikmati untuk menambah penghasilan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari," jelasnya.
Anggota Pos Oepoli Tengah Satgas Yonarmed 3/105 Tarik antusias memberikan penyuluhan bercocok tanam menggunakan media polybag.
"Selain cukup praktis, dinilai juga sangat efektif dalam membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangannya sehari-hari seperti sayur-sayuran, buah-buahan maupun kebutuhan lainnya," sebutnya.
Lanjutnya, pemahaman ini diberikan untuk menambah wawasan para petani setempat tentang berocok tanam yang efektif dan efisien dengan menggunakan polybag agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal lagi.
"Drainase dan aerasi polybag juga sangat baik, sehingga tanaman cepat sekali subur. Keuntungan bercocok tanam dengan menggunakan media polybag adalah tanaman yang dibudidayakan tidak mengenal musim. Dengan begitu, dipastikan para petani dapat memanen kapan saja,” jelas Dansatgas.
Pada kegiatan penyuluhan yang berlangsung Sabtu 20 Februari 2021, anggota Pos Oepoli Tengah mengajarkan cara mengolah tanah yang akan menjadi media tanam dengan mencampurkan tanah kebun, pupuk kompos dan pasir.
Kemudian membagikan beberapa bibit tanaman gratis kepada Kelompok Tani Oelbonak sebagai bentuk dukungan Satgas kepada para petani.
“Terimakasih Pak TNI, penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami berharap cara cocok tanam lewat polybag bisa menambah penghasilan para petani," ungkap Landis Kurbafe (46) salah seorang warga setempat.(*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/anggota-tni-memberikan-penyuluhan-kepada-kelompok-tani-oelbonak.jpg)