Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

INFO TERKINI: 4 Wilayah di Bali Ini Berpotensi Terjadi Banjir pada 23 Februari 2021

Status Siaga Banjir yaitu, untuk provinsi Bali meliputi Kabupaten Karangasem, Buleleng, Tabanan dan Bangli.

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
ilustrasi - Ruas jalan di Banjar Tegallalang, Kelurahan Kawan, Bangli menuju Banjar Tambahan, Desa Jehem, Tembuku yang putus akibat banjir bandang pada Januari 2021 lalu. 4 Wilayah di Bali Ini Berpotensi Terjadi Banjir pada 23 Februari 2021 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Indonesia kini memasuki puncak musim hujan.

Selanjutnya, berdasarkan hasil analisis data dari BMKG dengan Impact Based Forecast (IBF) serta BNPB dengan InaRisk, maka perlu diwaspadai potensi Banjir pada, Selasa 23 Februari 2021 yang bisa terjadi di wilayah dengan Status Siaga Banjir yaitu, untuk provinsi Bali meliputi Kabupaten Karangasem, Buleleng, Tabanan dan Bangli.

Untuk Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kota Makassar, Bone, Gowa, Maros, Takalar.

Provinsi Jawa Barat di Kota Sukabumi, Cianjur, Sukabumi.

Baca juga: DLH Tabanan Bali Ajak Masyarakat Buat 2 Lubang Biopori Setiap KK, Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan

Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Kebumen, Purworejo, Temanggung, Banjarnegara, Batang dan Wonosobo.

Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Pasuruan, Lumajang, Malang, Probolinggo, Kota Pasurun, Kota Probolonggo

Dan terakhir untuk Provinsi NTB di Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara.

Terkait hal itu, Direktorat Peringatan Dini Kedeputian Bidang Pencegahan BNPB menganjurkan Pemerintah Daerah untuk dapat mengambil langkah-langkah antisipasi dan kesiapsiagaan, antara lain:

-Memantau kondisi terkini lapangan dan menyebarkan informasi peringatan (curah hujan, tinggi muka air) dan potensi risiko (wilayah genangan)

-Melakukan koordinasi dengan stakeholder dalam mobilisasi tim siaga bencana dan sumberdaya

-Menyiapkan tempat pengungsian termasuk infrastruktur pengungsian sesuai protokol kesehatan

-Menyiapkan kebutuhan logistik dan peralatan dan Membantu evakuasi kelompok rentan.

Lalu, bagi Masyarakat diimbau untuk dapat mengambil langkah-langkah antisipasi dan kesiapsiagaan dengan :

-Menyiagakan tim siaga bencana (Memantau kondisi terkini lapangan, Koordinasi dengan aparatur Desa, Persiapan evakuasi)

Baca juga: Klungkung Masih Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, Masyarakat Diminta Tetap Waspada Bencana

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved