Breaking News:

Corona di Bali

Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua Untuk Lansia di Denpasar, Wayan Githa: Saya Malah Senang Divaksin

Hari ini sebanyak 50 masyarakat lansia Kota Denpasar ikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 tahap kedua.

Tribun Bali/Putu Wahyuni Sari
Wayan Githa Salah Satu Masyarakat Lansia Yang Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua pada, Selasa (22 Februari 2021). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hari ini sebanyak 50 masyarakat lansia Kota Denpasar ikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 tahap kedua.

Salah satu persyaratan ketika akan akan mengikuti vaksinasi tahap kedua ini adalah sudah berumur 60 tahun ke atas. 

Salah satu masyarakat lansia yang mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 tahap kedua di RSBM, I Wayan Githa mengatakan perasaannya biasa-biasa saja saat akan divaksinasi. 

"Perasaan biasa-biasa saja tidak ada rasa takut dikarenakan kebetulan saya merupakan Dosen Kesehatan di salah satu Perguruan Tinggi Swasta. Dan sebelumnya memang sudah mendaftar untuk kegiatan vaksinasi di Google form. Dan umur saya saat ini sudah 70 tahun malah senang saat divaksin," ungkapnya pada, Selasa (23 Februari 2021). 

Sementara untuk pemberian dosis kedua pada masyarakat lansia yang ikuti vaksin Covid-19, akan dilakukan pada tanggal 23 Maret mendatang.

Baca juga: BREAKING NEWS - Sebanyak 50 Lansia Disuntik Vaksin Covid-19 Tahap Kedua di RSUD Bali Mandara

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia Hanya Dilakukan di Kota Denpasar, Badung Tunggu Giliran

Baca juga: Badung Mulai Rancang Proses Vaksinasi Covid-19 Tahap II, Gunarta: Lansia Mungkin di Vaksin di Desa

Dan untuk pemberian dosis kedua nantinya tidak perlu melakukan pendaftaran kembali di link Google form melainkan pasien akan langsung datang ke Poli Vaksin yang ada di RSBM. 

Dan selama menunggu 30 menit ketika usai di vaksin, Wayan mengatakan tidak merasakan efek samping.

Dan ia berharap semoga kegiatan vaksin keesokan harinya dapat lebih tertib lagi ketika sedang mengantri. 

"Semoga antrian vaksin selanjutnya agar lebih tertib lagi ketika mengantri. Dan selama saya menunggu 30 menit, saya merasakan biasa saja dan tidak merasakan adanya efek samping seusai mengikuti penyuntikan vaksinasi," tutupnya. (*) 

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved