Breaking News:

Berita Bali

Soal Temuan Terowongan di Proyek Bendungan Tamblang Buleleng, Ini Kata Kepala Balai Arkeologi Bali

Kepala Balai Arkeologi Bali, I Gusti Made Suarbhawa mengatakan, lokasi penemuan terowongan ini lebih dekat dengan Desa Sawan jika dibandingkan

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Terowongan zaman belanda yang ditemukan di lokasi proyek pembangunan bendungan Tamblang 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Proyek pembangunan Bendungan Tamblang di Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng menemukan sebuah terowongan.

Terowongan tersebut ditemukan tidak sengaja dan lokasinya berada di Tukad Aya.

Kepala Balai Arkeologi Bali, I Gusti Made Suarbhawa mengatakan, lokasi penemuan terowongan ini lebih dekat dengan Desa Sawan jika dibandingkan dengan Desa Tamblang.

Saat proses pembuatan badan bendungan, para pekerja proyek menemukan lobang dan setelah dicek secara hati-hati akhirnya ditemukan berupa terowongan pada sisi barat tebing Tukad Aya.

Baca juga: Terowongan di Bendungan Tamblang Buleleng Diperkirakan Dibangun pada Abad ke-11

Setelah adanya penemuan lubang tersebut, pihak pelaksana proyek akhirnya berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng.

Dari peninjauan yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, memang betul bahwa temuan tersebut merupakan terowongan.

"Setelah koordinasi lebih lanjut, kami memutuskan untuk study visit ke sana dengan menerjunkan tim kecil, ternyata ya memang itu adalah terowongan artifisial, terowongan buatan, yang dimanfaatkan untuk keperluan tertentu," kata Suarbhawa saat dihubungi Tribun Bali dari Denpasar, Rabu 24 Februari 2021.

Suarbhawa menuturkan, dari dimensi yang masih terlihat ada persamaan bentuk dengan terowongan yang ada di Pura Lebah di Desa Suwug dan Desa Sangsit yang keduanya berada di Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.

Meskipun terowongan tersebut sedikit memiliki variasi, Suarbhawa menduga bahwa terowongan tersebut dipakai untuk pengaturan air oleh para leluhur jauh sebelum generasi saat ini.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved