Berita Gianyar
BPBD Gianyar Minta Warga Tak Segan Minta Bantuan Pangkas Pohon
BPBD Gianyar mengungkapkan, bencana yang selama ini mendominasi Kabupaten Gianyar berupa tanah longsor dan pohon tumbang.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - BPBD Gianyar mengungkapkan, bencana yang selama ini mendominasi Kabupaten Gianyar berupa tanah longsor dan pohon tumbang.
Terkait pohon ini, BPBD Gianyar meminta masyarakat aktif berkoordinasi terkait siaga bencana.
"Jika ada pohon yang rawan tumbang, koordinasi pada kami melalui prajuru setempat."
"Pencegahan lebih baik daripada kita bertindak saat terjadi peristiwa," ujar Kepala BPBD Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba, Jumat 26 Februari 2021.
Baca juga: Pemerintah Kabupaten Gianyar Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Wali Kota dan Bupati di Bali
Baca juga: Punya Strategi Rahasia, Bupati Mahayastra Sebut Secepatnya Gianyar Akan Bebas Covid-19
Baca juga: Gianyar Miliki Pabrik Air Mineral, Uji Coba Sukses, Pemasaran Tunggu Sejumlah Syarat
Saat ini, dalam bidang penanganan atau Tim Reaksi Cepat (TRC), BPBD Gianyar memiliki 48 orang personel.
Meski demikian, bukan berarti BPBD Gianyar tidak kewalahan dalam penanganan bencana.
Bahkan dalam suatu peristiwa, petugas BPBD Gianyar membutuhkan waktu sepekan.
"48 orang personil TRC siaga 24 jam. Peralatan cukup memadai. Astungkara, semua bencana dalam akhir ini bsa kita selesaikan."
"Meskipun dalam, proses ada yang diambil sampai sekian hari, seperti di Pura Dalem Calo, Tegalalang itu pohon bunut dan beringin tumbang menimpa bangunan pura Ngurah Dibya (Kabid Kedaruratan dan Logistik) sampai seperti ngantor di sana," ujar didampingi Gusti Ngurah Dibya.
Baca juga: PLN Bali Timur Harap Aktivitas Pariwisata Dibuka, 2.398 Pelanggan di Gianyar Tunggak Bayar Listrik
Namun dia menegaskan, seberat apapun tugasnya, pihaknya akan menangani secara maksimal.
Akan tetapi ia meminta masyarakat, supaya aktif dalam tindakan siaga bencana.
"Kalau punya pohon besar yang membahayakan, kita bisa bantu. Masyarakat melalui prajuru boleh minta bantuan pada kami, baik untuk memangkas atau menebang pohon yang dikira nantinya akan membahayakan banyak orang kalau tiba-tiba tumbang," tandasnya.
Tangani 2 Bencana Per Hari
Selama musim hujan yang berlangsung sepanjang tahun 2020 hingga 3 Februari 2021 ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar menjadi salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gianyar yang paling sibuk.
Di mana rata-rata mereka menangani bencana sebanyak dua kasus per hari.
Berdasarkan data BPBD Gianyar, jenis bencana yang umum terjadi di Gianyar, Bali, adalah pohon tumbang dan tanah longsor.
Sebagian kasus terjadi di Kecamatan Payangan, Tegalalang dan Tampaksiring, dikarenakan teritorial Kecamatan tersebut merupakan dataran tinggi, di mana jalan raya, sebagian besar berada di bawah tebing tanah yang ditumbuhi pepohonan.
Sementara di kawasan dataran rendah seperti Sukawati, bencana pohon tumbang relatif minim.
Kecenderungan penanganan di sini adalah gorong-gorong mampet yang menyebabkan air meluber ke jalan.
Kondisi ini terjadi dikarenakan penyempitan gorong-gorong akibat sampah dan pembangunan yang tak memperhatikan lingkungan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik, IGN Dibya Presasta, membenarkan setiap hari pihaknya rata-rata menangani dua bencana.
Namun dua ini, kata dia, bukan karena keterbatasan anggota maupun fasilitas.
"Tiap hari dua lokasi, sebagian besar pohon tumbang dan longsor yang menutup aksebilitas," ujarnya.
Meskipun telah terbiasa menangani bencana.
Namun Dibya terkadang masih menemukan kendala dalam penanganan.
Satu di antaranya adalah ketika menangani tanah longsor yang menutup jalan, terkadang di lokasi tersebut tidak terdapat aliran air karena berada di dataran tinggi.
Sebab dalam menangani tanah longsor ini, pihaknya harus menyemprot gundukan tanah tersebut.
"Kendala yang biasa dihadapi adalah tidak adanya sumber air, sehingga menyulitkan kami menormalisasi jalan. Butuh mengisi tanki air ke tempat lain, sehingga ini memperlambat kami melakukan penanganan," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/evakuasi-pohon-tumbang-yang-menimpa-rumah-warga-di-banjar-griya-desakecamatan-tampaksiring.jpg)