Menparekraf Sandiaga Berkantor di Bali
Sandiaga Uno Tinjau Persiapan Launching Vaksinasi Massal Pelaku Pariwisata Bali
Sandiaga Salahuddin Uno, meninjau persiapan launching vaksin massal pelaku pariwisata di vaksin center yang ada di BNDCC Kawasan The Nusa Dua
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Di hari ketiga berkantor di Bali, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, meninjau persiapan launching vaksin massal pelaku pariwisata di vaksin center yang ada di BNDCC Kawasan The Nusa Dua, Bali, Sabtu 27 Februari 2021.
Menggunakan pendekatan berbasis teknologi, Grab dan Good Doctor membangun dan mengoperasikan pusat vaksinasi di sejumlah kota di Indonesia untuk mendukung program vaksinasi nasional yang digawangi oleh Kementerian Kesehatan.
Pusat vaksinasi di Bali yang akan diresmikan pada Minggu 28 Februari 2021 besok, akan menjadi pusat vaksinasi pertama di Indonesia dan Asia Tenggara dengan pilihan layanan Drive-Thru.
"Saya sangat khawatir bahwa Bali mengalami tekanan ekonomi yang luar biasa oleh karena itu, kami akan melakukan beberapa intervensi dari kebijakan. Kebijakan pertama adalah mendahulukan Bali dari segi vaksinasi juga memprioritaskan beberapa kebijakan program Padat Karya agar masyarakat tidak kehilangan mata pencaharian," ujar Menparekraf Sandiaga Uno.
Baca juga: Bertemu dengan HPI DPD Bali, Menparekraf Sandiaga Uno Ajak Pramuwisata Tingkatkan Kapasitas Diri
Baca juga: Sandiaga Uno Apresiasi Wisnus Berdatangan ke Desa Penglipuran, Wisman Baru Bisa di Akhir Tahun
Baca juga: Bali Segera Punya Vaksinasi Drive Thru, Menparekraf Sandiaga Uno Tinjau Lokasi di Waterbom
Kami berharap dengan kepatuhan protokol kesehatan dengan 3T (Testing, Tracing dan Treatment) dan hari ini vaksinasi kita sudah lihat kesiapan pelaksanaan vaksinasi dan Bali diantara Provinsi-provinsi di Indonesia vaksinasinya diberikan apresiasi.
"Saya berharap bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif segera bangkit dan pulih. Membuka peluang kerja sebesar-besarnya dan kami di Pemerintah berterimakasih dengan dunia usaha seperti Grab, Good Doctor dan juga Bali Tourism Board, Bank Indonesia serta teman-teman semua lainnya yang hadir disini. Karena bersama kita bisa menang melawan Covid-19," imbuh Menparekraf, Sandiaga Uno.
Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati yang mendampingi Menparekraf menyampaikan bagaimana kita Pemerintah Provinsi Bali mengembalikan pariwisata dibagi dalam tiga tahapan.
Tahap pertama sudah dilakukan pada 31 Juli 2020 lalu dengan membuka wisatawan domestik, dan astungkara sejak Juli pertumbuhan ekonomi Bali kelihatan membaik.
Mengenai kapan pariwisata bagi wisatawan mancanegara dibuka?
Cok Ace mengatakan, saat ini tengah dipersiapkan salah satunya dengan vaksinasi seperti sekarang.
"Tahap pertama sudah menunjukkan hasil kita awali dengan CHSE yang ketat, sekarang kita menuju tahap kedua. Sejenis travel bubble cuma pola nya free covid corridor, jadi kita secara selektif karena di negara luar sana juga sudah banyak yang di vaksin. Cuma persyaratannya tentu kita sebagai penerima juga harus divaksin. Jadi kuncinya ini ada di apa yang kita lakukan hari ini, vaksin dulu. Vaksin dulu," ungkap Cok Ace.
"Kalau ini kita berhasil nanti dengan konsep FCC yang disampaikan Pak Menteri tadi, baru nanti kita masuk tahap ketiga. Nanti kita buka lebih lebar lagi, pada saat lebih lebar lagi tentu ada persyaratan-persyaratan lain yang harus kita juga selesaikan pada saat itu. Mudah-mudahan FCC ini bisa berjalan sesuai rencana kita bersama," sambungnya.
Sandiaga Uno memberikan apresiasi serta ungkapan terima kasih bagi seluruh pihak yang telah berdedikasi untuk mendirikan pusat vaksin ini.
"Pilihan vaksinasi dengan metode Drive-Thru menjadi solusi yang penting untuk mengatasi pandemi dan mempercepat proses vaksinasi bagi ribuan pekerja pariwisata di Bali. Hari ini merupakan kesempatan yang sangat luar biasa bagi saya untuk dapat melihat jalannya Grab Vaccine Center di Bali," kata Sandiaga Uno.
Pusat vaksinasi ini akan diluncurkan secara resmi besok hari Minggu oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, beserta Menparekraf gabung secara daring, dan Gubernur Bali I Wayan Koster.
Dalam program ini akan dilakukan vaksinasi bagi lebih dari 5.000 pekerja sektor pariwisata, transportasi publik dan mitra pengemudi Grab serta pengantaran di Bali.(*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/menparekraf-saat-meninjau-persiapan-launching-vaksin-massal.jpg)