Breaking News:

Berita Bali

Soal Peringatan Pemutusan Listrik Hotel Tempat Karantina OTG di Bali, Ini Tanggapan PT PLN UID Bali

dengan telah dipenuhinya kewajiban tersebut, maka dipastikan The Vasini Hotel bisa mendapatkan haknya akan fasilitas listrik sama seperti sebelumnya

Penulis: Karsiani Putri | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Karsiani Putri
Manager Komunikasi PT PLN UID Bali, I Made Arya (mengenakan kemeja biru) ketika ditemui beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - GM The Vasini Hotel, Pande Ketut Suartaya mengeluh, lantaran selama tiga bulan ini uang sewa hotel dijadikan tempat karantina Orang Tanpa Gejala dan Bergejala Ringan (OTG-GR) Covid-19 di Bali belum dibayarkan oleh pemerintah.

Sementara menurutnya biaya untuk operasional hotel tersebut hampir habis, bahkan sudah habis.

Bahkan pihaknya pun mendapat surat pemberitahuan dari PLN akan melakukan pemutusan aliran listrik dikarenakan tidak bisa membayar listrik.

Pande Ketut Suartaya mengungkapkan bahwa selain ke BPBD Bali, sebelumnya pihaknya juga telah bersurat kepada PLN, dan PLN membalas bahwa pihaknya hanya melakukan SOP-nya masing-masing.

Baca juga: Pemerintah Nunggak Pembayaran Uang Sewa Hotel Untuk OTG di Bali, PLN Ancam Pemutusan Listrik

Pande Ketut Suartaya pun menyayangkan juga sikap PLN sebagai BUMN yang harusnya ikut mengambil peran menyelamatkan Industri pariwisata dengan memberikan relaksasi pembayaran.

Terkait hal tersebut, Manager Komunikasi PT PLN UID Bali, I Made Arya kepada Tribun Bali pada Sabtu 27 Februari 2021 malam, menyebutkan bahwa masalah tersebut sebenarnya telah clear karena dari pihak tersebut juga telah memenuhi kewajibannya.

Tentunya, dengan telah dipenuhinya kewajiban tersebut, maka dipastikan The Vasini Hotel bisa mendapatkan haknya akan fasilitas listrik sama seperti sebelumnya.

 I Made Arya juga menyampaikan bahwa PLN sendiri sebenarnya sudah memberikan beberapa kebijakan yang dirasa mampu dalam meringankan beban bagi pelanggannya khususnya bagi para pengusaha pariwisata yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Kebijakan atau keringanan tersebut tertuang dalam surat kebijakan kelistrikan selama pandemi Covid-19  kepada PHRI BPD Bali tanggal 9 Desember 2020.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved