Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Kucuran Dana BKK dari Pemprov Bali Batal, Proyek Lanjutan RTH Bung Karno di Buleleng Mandek

Lanjutan pembangunan RTH Bung Karno yang terletak di Desa/Kecamatan Sukasada  terpaksa ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan

Tayang:
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Suasana RTH Bung Karno 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Lanjutan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bung Karno yang terletak di Desa/Kecamatan Sukasada  terpaksa ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Ini terjadi lantaran Pemprov Bali batal mengucurkan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk Pemkab Buleleng

Alasannya dana tersebut lebih diprioritaskan untuk kegiatan yang lebih strategis.

Sekda Buleleng, Gede Suyasa ditemui Rabu 3 Maret 2021 mengatakan, Pemprov Bali telah bersurat kepada pihaknya terkait penundaan pemberian dana BKK.

Baca juga: VIRAL Dua Remaja Berkelahi Gara-Gara Rebutan Pacar di RTH Bung Karno Buleleng Bali

Dengan demikian, segala program fisik dan non fisik yang didanai dari dana BKK yang sudah dicanangkan oleh pihaknya juga terpaksa ditunda.

Salah satunya proyek lanjutan RTH Bung Karno yang sejatinya membutuhkan anggaran sebesar Rp 16 Miliar

Pembangunan instalasi air untuk Kecamatan Tejakula Rp 15 Miliar

Pembangunan tower bersama penyiaran televisi Rp 10 Miliar

Serta pengadaan alat kesehatan di RSUD Buleleng Rp 15 Miliar.

Dijelaskan Suyasa, Buleleng sejatinya mendapatkan jatah bantuan BKK dari Pemprov Bali sebesar Rp 105 Miliar, baik yang bersifat fisik dan non fisik.

"Jadi kegiatan yang sudah dicanangkan pada tahun ini terpaksa kami tunda juga, sampai dana BKK itu dikucurkan oleh Pemprov.

 Surat penundaan ini sudah saya edarkan ke seluruh OPD di lingkup Pemkab Buleleng," jelasnya.

Mengingat kucuran dana BKK ditunda, program yang dapat dijalankan oleh masing-masing OPD saat ini kata Suyasa hanya yang bersifat rutin, yang didanai dari DAK.

"Yang tidak rutin tidak bisa dilaksanakan sebelum penetapan refocusing," terangnya.

Baca juga: PD Pasar Buleleng Tetapkan Tarif Pungutan Harian Pasar Banyuasri, Pedagang Mulai Berjualan 18 Maret

Seperti diketahui, pembangunan RTH Bung Karno ini molor saat memasuki tahap ketiga, yakni pembangunan patung Bung Karno berbahan dasar logam setinggi kurang lebih delapan meter, open stage, jogging track, serta pembangunan wantilan.

Molornya pembangunan ini karena masalah teknis dan pandemi Covid-19, hingga membuat progres pembangunan RTH Bung Karno  stagnan diangka 74 persen. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved