Breaking News:

Berita Bali

Akibat PPKM, Reses Anggota DPRD Bali Tertunda, Adi Wiryatama Akan Bahas Usai PPKM Mikro Selesai

Reses atau penyerapan aspirasi ke masyarakat anggota DPRD Bali yang sedianya berlangsung sejak 24 Februari hingga 4 Maret 2021 urung dilaksanakan

Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Ketua DPRD Bali, I Nyoman Adi Wiryatama 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Reses atau penyerapan aspirasi ke masyarakat anggota DPRD Bali yang sedianya berlangsung sejak 24 Februari hingga 4 Maret 2021 urung dilaksanakan.

Dikabarkan hal tersebut terjadi usai adanya Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Berbasiskan Desa/Kelurahan dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

SE tersebut diperkirakan menjadi batu sandungan bagi para anggota dewan untuk menyerap aspirasi di masyarakat.

Pasalnya, yang menjadi persoalan adalah pembiayaan rapid test bagi peserta reses apakah dialokasikan ke APBD atau dari kocek pribadi dewan.

Baca juga: Bupati Tamba Pantau Posko PPKM ke Desa-desa se-Jembrana, Cari Kendalanya Kemudian Beri Solusi

Saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama mengaku belum mengetahui mengenai hal tersebut.

Ia beralasan bahwa dirinya baru saja menjalani pemulihan usai mengalami sakit beberapa waktu lalu.

"Belum dapat ke kantor ini, udah bicara reses, siapa ngasih tahu.

Belum tahu, baru habis sakit ini," katanya saat dikonfirmasi, Kamis 4 Maret 2021.

Hanya saja, ia mengaku bahwa sebaiknya seluruh agenda dewan ditunda selama pelaksanaan PPKM Mikro hingga 8 Maret 2021 mendatang.

Mantan Bupati Tabanan ini menyebutkan bahwa pihaknya akan mengkaji kembali mengenai berbagai agenda dan kegiatan dewan, termasuk soal reses usai pelaksanaan PPKM Mikro.

Halaman
12
Penulis: Ragil Armando
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved