Breaking News:

Corona di Bali

UPDATE Covid-19 di Buleleng Bali: Kasus Kematian Bertambah 1 Orang, Gedung TK Jadi Tempat Isolasi

Kasus kematian dengan hasil swab test positif Covid-19 di Buleleng, Bali pada Jumat, 12 Maret 2021 kembali bertambah sebanyak satu orang.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Ilustrasi - Seorang warga saat mengikuti rapid test antigen yang dilaksanakan Kodim 1609/Buleleng, Rabu 3 Februari 2021. 

Di samping adanya penambahan kasus baru terkonfirmasi, jumlah pasien Covid yang telah dinyatakan sembuh juga bertambah sebanyak 15 orang.

Sehingga sisa pasien yang masih dirawat saat ini berjumlah 164 orang.

Baca juga: Dampak Pandemi Covid-19, 2 Ribu Pelanggan di Buleleng Nunggak Tagihan Air

Di sisi lain, aparat Desa Poh Bergong, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, saat ini telah menyiapkan tempat isolasi pasien tanpa gejala (OTG) di sebuah gedung Taman Kanak-Kanak (TK) Budi Kerthi yang ada di desa tersebut.

Ini dilakukan lantaran hingga saat ini isolasi pasien tanpa gela belum bisa dilakukan di hotel lantaran Satgas Buleleng masih menunggu advis dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Denpasar.

Kepala Desa Poh Bergong, I Nyoman Sukrawan mengatakan, tempat isolasi ini disiapkan untuk mencegah agar virus tidak menular lebih luas. 

Di mana pengoperasian tempat isolasinya nanti akan bersinergi dengan tenaga kesehatan di Puskesmas Buleleng 3.

Baca juga: Kasus Baru Positif Covid-19 Bertambah 19 Orang, Buleleng Dapat Tambahan 1.080 Vial Vaksin

"Siswa belum sekolah karena masih dalam kondisi pandemi, sehingga kami memutuskan untuk menggunakan gedung TK yang ada di desa sebagai tempat isolasi OTG.

Kami sudah melakukan Musyawarah Desa Khusus, jadi kami anggarkan sembilan persen atau senilai Rp 80 juta untuk penanganan Covid ini," jelasnya.

Dijelaskan Sukrawan, kendati tempat isolasi sudah disiapkan, hingga saat ini belum ada OTG yang menjalani isolasi di tempat tersebut.

Mengingat kasus aktif terkonfirmasi di Desa Poh Bergong saat ini baru berjumlah satu orang, dan pasien itu kini dirawat di rumah sakit.

"Di Gedung TK itu sementara baru satu ruangan yang kami siapkan sebagai tempat isolasi.

Kapasitasnya bisa menampung tiga OTG. Ruangan itu sudah kami lengkapi dengan kasur dan televisi, biar mereka merasa nyaman seperti di rumah," tutupnya. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Kambali
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved