Dubes India Cerita Petualangan di Bali Via Jalur Darat, Terpesona Ritual Hindu yang Tak Ada di India

Tidak hanya keindahan alam, Shri Manoj Kumar Bharti mengaku melihat indahnya kebudayaan Bali di sepanjang perjalanan.

Tribun Bali/Eurazmy
Sepasang muda-mudi melakukan ritus sembahyang sebelum memulai prosesi melukat di Pantai Sanur, Denpasar, Jumat (24/1/2020). 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Realisasi pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) nasional, khususnya Bali terus dikebut.

Kali ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia menggandeng Duta Besar (Dubes) India, Sri Manoj Khumar Bharti untuk segera membuka penerbangan langsung dari India ke Bali.

"Saya baru selesai berdiskusi tentang rencana pembukaan kembali Bali dengan penerbangan langsung dari India.Tentunya ini sedang kita siapkan, kini dalam tahap finalisasi dan kerja sama-kerja sama lainnya, termasuk kerja sama investasi dan perdagangan serta pariwisata dan ekonomi kreatif," ujad Menparekraf Sandiaga Uno setelah menggelar breakfast meeting pada Rabu 17 Maret 2021. 

Sementara itu dubes India yang mengaku baru setengah bulan di Indonesia telah melihat banyaknya kesempatan kerjasama yang dapat dilakukan di Bali.

Hal tersebut tentunya akan mendatangkan keuntungan bersama antara masyarakat India dan Indonesia.

Mengenai Bali, dirinya mengaku mendapatkan pengalaman yang unik dengan bertualang lewat jalur darat.

Tidak hanya keindahan alam, Shri Manoj Kumar Bharti mengaku melihat indahnya kebudayaan Bali di sepanjang perjalanan.

"Itu adalah pengalaman yang sangat mengagumkan, dan seperti India, Bali mayoritas penduduknya diketahui adalah umat Hindu. Tetapi yang unik adalah bagaimana masyarakat Bali melakukan ritual keagamaan setiap hari, yang diketahui tidak pernah terjadi di India," ungkap Shri Manoj Kumar Bharti.

Sedangkan terkait kerjasama, pihaknya mewakili Pemerintah India menyambut baik banyak usulan dalam membangkitkan kembali ekonomi Bali, terutama dari segi pariwisata dan ekonomi kreatif.

Termasuk langkah mengembalikan para turis, khususnya asal India untuk datang berlibur ke Bali pasca pandemi Covid-19.

"Dalam waktu dekat kita akan membuka perjalanan langsung dari India ke Bali. Harapan saya masyarakat India dapat lebih percaya diri untuk datang ketika destinasi wisata dibuka kembali kepada masyarakat umum," jelas Shri Manoj Kumar Bharti. 

Dalam diskusi yang dihadiri Konsulat Jenderal India di Bali Shri Prakash Chand, Keisha Saudale dan Wishnu itu, Sandiaga Uno juga mengatakan bahwa pihaknya tengah menyusun sejumlah langkah strategis, termasuk kerja sama investasi dan perdagangan antara kedua negara.

Investasi dan perdagangan ini tentunya ada dalam lingkup pariwisata dan ekonomi kreatif, harapan kami terjadi peningkatan hubungan bilateral, agar bisa membangkitkan semangat, menebar harapan, membuka peluang lagi bagi Bali untuk bangkit, dan Indonesia pulih ekonominya.

Selain itu juga dibicarakan mengenai adaptasi teknologi.

Karena diketahui, teknologi India cukup mumpuni di bidang digital ekonomi yang dapat diadopsi di sejumlah desa wisata, seperti desa Jatiluwih di Tabanan yang dikunjungi pihak Dubes India.

Jadi ini adalah salah satu program andalan kita mendongkrak pariwisata dan memulihkan ekonomi kreatif dengan pendekatan khusus untuk pembangunan desa wisata.

"Terakhir secara tegas kami nyatakan bahwa hubungan kita, antara India dengan Indonesia harus kita perkuat demi kemajuan kedua bangsa yang sudah menjadi sahabat semenjak kemerdekaan," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved