Breaking News:

Berita Bangli

Seluruh Sekdis di Bangli Bali Akui Kekurangan Pegawai , Paling Banyak Dari Disdikpora

Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD-PSDM) Bangli telah melakukan pertemuan dengan seluruh sekretaris dinas.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
ILUSTRASI Pegawai Negeri Sipil 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD-PSDM) Bangli telah melakukan pertemuan dengan seluruh sekretaris dinas.

Berdasarkan hasilnya, seluruh sekdis di masing-masing OPD melaporkan masih kekurangan pegawai.

Hal tersebut diungkapkan Pelaksana tugas (Plt) Kadis BKD-PSDM Bangli, I Komang Pariarta, Rabu (17/3).

Ia menjelaskan, pertemuan dengan Sekdis di masing-masing OPD tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta untuk membuat perhitungan jumlah kebutuhan pegawai pada awal Maret lalu.

Di mana apabila ada pegawai yang berlebih di suatu OPD dan terdapat kekurangan pada OPD lain, bupati meminta agar segera dilakukan re-distribusi pegawai.

Baca juga: Kantor Camat Petang Kekurangan Pegawai, DPRD Badung Siap Bantu Penambahan

Sebaliknya, jika terdapat kekurangan pegawai setelah dilakukan perhitungan, bupati mengarahkan agar dinas segera melakukan usulan formasi penambahan pegawai pada pemerintah pusat. 

“Namun berdasarkan hasil pertemuan dengan para sekdis, tidak ada yang melaporkan kelebihan pegawai. karena seperti PTT, rata-rata sekitar 20 orang per tahun memasuki masa pensiun,” ungkapnya.

Pariarta mengatakan, sejatinya jumlah pegawai PNS di Bangli sebanyak 6274 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 4592 orang PNS dan 1682 PTT.

Sedangkan kekurangan berdasarkan usulan masing-masing sekdis, mantan Sekdis Perizinan itu mengatakan paling banyak terdapat di Dinas Pendidikan, yakni 1018 orang.

“Yang kedua, RSU kekurangan 282 orang, Dinkes 227 orang, sedangkan OPD lainnya rata-rata kekurangan 50 orang,” ujarnya.

Terkait kekurangan pegawai ini, pihaknya mengaku telah melapor secara lisan kepada Bupati Bangli.

Mengenai proses selanjutnya, Dinas BKD menunggu arahan dari Bupati.

“Yang jelas pak bupati sudah menyetujui untuk dilakukan rekrutmen. Ada tiga pola rekrutmen yang bisa dilakukan. Mulai dari jalur umum, rekrutmen CPNS dan PPPK, serta jalur pendidikan kedinasan. Terkait hal ini, kita tinggal menunggu listing formasi dari pusat,” jelasnya.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved