Breaking News:

Sponsored Content

Jamin Pemerintah Pusat Buka Pariwisata, Badung Target Tuntaskan Vaksinasi di Daerah Pariwisata

Dalam upaya mendukung dan menjamin Pemerintah Pusat membuka pariwisata, Pemerintah Kabupaten Badung menargetkan untuk menuntaskan pelaksanaan vaksinas

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Sekda Adi Arnawa saat memimpin Rapat Pembahasan Terkait Pelaksanaan Vaksinasi di Ruang Rapat Sekda Puspem Badung, Kamis 18 Maret 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Dalam upaya mendukung dan menjamin Pemerintah Pusat membuka pariwisata, Pemerintah Kabupaten Badung menargetkan untuk menuntaskan pelaksanaan vaksinasi di daerah-daerah tujuan wisata.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Pembahasan Terkait Pelaksanaan Vaksinasi yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa  di Ruang Rapat Sekda Puspem Badung, Kamis 18 Maret 2021.

Turut hadir pada rapat tersebut Inspektur Ni Luh Suryaniti, Plt. Asisten Perekonomian & Pembangunan A A Ngr. Bayu Kumara Putra, Asisten Administrasi Umum yang juga Plt. Kadis Pariwisata Cokorda Raka Darmawan, Camat Kuta I Nyoman Rudiarta, Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Arta dan undangan dari perangkat daerah terkait lainnya.

Baca juga: Sampah Pantai di Badung Bali Menurun, DLHK Sebut Sampah Kini Didominasi Rumput Laut

Baca juga: Kembali Ditangkap Edarkan Sabu dan Ekstasi di Legian Badung, Nyoman Utarayama Dihukum Bui 9 Tahun

Baca juga: Terkait Green Zone, Plt Kadispar Badung: Jangan Sampai Kita Buka yang Datang Tidak Ada

Pada kesempatan itu, Sekda Adi Arnawa menyampaikan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19, pemerintah pusat berstrategi membuat green zone, salah satunya di Kabupaten Badung terutama di wilayah Kelurahan Jimbaran, Benoa dan Tanjung Benoa.

Dalam rangka mendukung upaya tersebut, pihaknya di Kabupaten Badung melakukan sinkronisasi dalam pelaksanaannya vaksinasi yang akan dilaksanakan mulai dari tanggal 1 April sampai waktu yang tidak ditentukan.

“Yang jelas kita berharap pelaksanaan vaksinasi di tiga tempat ini bisa segera tuntas sebagai jaminan bagi pemerintah pusat untuk membuka pariwisata."

"Sehingga harapan kita semakin cepat kita melakukan vaksinasi dari target sasaran yang ada , maka ada satu jaminan kepastian pemerintah pusat dalam membuka pariwisata,” ujarnya.

Baca juga: Wakapolres Badung dan Seluruh UPP Ikuti Vicon Saber Pungli

Baca juga: Kebakaran Restoran & Bar di Seminyak Badung, Diduga Akibat Pertunjukan Fire Dance

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan di lapangan, Adi Arnawa mengharapkan kepada para Camat beserta perangkat daerah terkait khususnya Dinas Kesehatan untuk saling berkoordinasi dalam hal-hal teknis berkaitan dengan tempat, kelengkapan sarana dan prasarana serta partisipasi masyarakat.

“Berkaitan dengan hal-hal yang sifatnya teknis saya harapkan kepada Pak Camat serta OPD terkait untuk berkoordinasi dan bersinergi sehingga dalam pelaksanaan vaksinasi nantinya dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” katanya.

Birokrat asal Pecatu Kuta Selatan itu menyebutkan dengan lancarnya vaksinasi ini tentunya menumbuhkan kepercayaan dunia internasional terhadap Bali. 

Maka dari itu dengan dibukanya pariwisata tentu akan berdampak pada kedatangan wisatawan mancanegara ke Badung khususnya.

“Meningkatnya kunjungan wisatawan tentunya akan berpengaruh terhadap pendapatan daerah serta perekonomian masyarakat, sehingga pariwisata bangkit, harapan kita perekonomian akan pulih,” harapnya. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved