Berita Denpasar

Update Covid-19 di Denpasar 18 Maret 2021, Kasus Positif Bertambah 132, 1 Pasien Meninggal Dunia

Pada Kamis 18 Maret 2021, kasus positif Covid-19 juga bertambah sebanyak 132 orang dan 1 pasien dinyatakan meninggal dunia di Denpasar

Pexels
Ilustrasi Covid-19 - Update Covid-19 di Denpasar 18 Maret 2021, Kasus Positif Bertambah 132, 1 Pasien Meninggal Dunia 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar, Bali, kembali meningkat.

Sebelumnya kasus positif hanya berkisar pada angka 60 kasus per hari, kini meningkat kembali.

Pada Kamis 18 Maret 2021, kasus positif Covid-19 juga bertambah sebanyak 132 orang dan 1 pasien dinyatakan meninggal dunia.

Sementara penambahan pasien sembuh Covid-19 sebanyak 44 orang.

Baca juga: Masa Pandemi Covid-19, Perajin Perak di Bali Diajak Ubah Pola Produksi dan Pemasaran

Baca juga: Kadiskes Provinsi Bali Jelaskan Perbedaan Vaksin Covid-19 Sinovac dengan AstraZeneca

Baca juga: Dibawah Rintik Hujan, Panglima TNI dan Kapolri Tiba di Bali untuk Pantau Program Vaksinasi Covid-19

“Perkembangan kasus harian, pada hari ini kasus sembuh bertambah 44 orang, kasus positif bertambah 132 orang dan 1 pasien dinyatakan meninggal dunia. Masih terjadinya penularan Covid-19 saat ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif tercatat 11.733 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 10.945 orang (93,28 persen), meninggal dunia sebanyak 224 orang (1,91 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 564 orang (4.81 persen).

Terkait kasus meninggal dunia, pasien diketahui seorang laki-laki usia 53 tahun yang berdomisili di Desa Ubung Kaja.

Pasien dinyatakan positif pada 25 Januari 2021 dan dinyatakan meninggal dunia pada 18 Maret 2021.

Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini.

Di mana, meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat.

“Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan, bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas.(*).

Kumpulan Artikel Denpasar

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved