Berita Bali
Dinas Kesehatan Provinsi Bali Terima Sebanyak 290.300 Vaksin Sinovac dan AstraZeneca
Minggu 21 Maret 2021, Dinas Kesehatan Provinsi Bali kembali terima vaksin Covid-19 dari Biofarma.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Minggu 21 Maret 2021, Dinas Kesehatan Provinsi Bali kembali terima vaksin Covid-19 dari Biofarma.
Terdapat jenis baru vaksin Covid-19 yang datang, yaitu vaksin AstraZeneca.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya mengatakan, vaksin Covid-19 yang datang hari ini sebanyak 90.300 dosis untuk jenis Sinovac dan sebanyak 200.000 dosis untuk jenis AstraZeneca.
"Ada 90.300 dosis Sinovac, 200.000 dosis AstraZeneca," ungkapnya.
Dan nantinya vaksin-vaksin yang datang ini akan disalurkan langsung pada tiga wilayah yang direncanakan akan menjadi zona hijau.
Sementara, pendistribusian vaksin Covid-19 tersebut akan langsung dilakukan mulai hari ini.
Dan kegiatan vaksinasi akan serentak dilakukan besok (22 Maret 2021) pada tiga wilayah zona hijau tersebut.
"Mulai hari ini (pendistribusian vaksin pada tiga wilayah) dan serentak mulai besok (kegiatan vaksinasi pada tiga wilayah)," tutupnya.
Adakan Vaksinasi Covid-19 Pada Zona Hijau, Provinsi Bali Akan Gunakan Vaksin AstraZeneca
Sebelumnya Pemerintah Provinsi Bali telah menyiapkan tiga zona hijau.
Rencananya pada zona hijau nantinya akan mulai dibuka sektor pariwisata.
Maka dari itu zona hijau nantinya harus terbebas dari Covid-19.
Untuk membebaskan Zona hijau tersebut dari Covid-19, pemerintah melakukan beberapa strategi diantaranya yaitu akan menyuntikkan vaksin Covid-19 jenis astraZeneca pada masyarakat yang tinggal di wilayah Zona Hijau.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya mengatakan saat ini pihaknya tengah menanti vaksin AstraZeneca tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/warga-ubud-sanur-dan-nusa-dua-bersiap-vaksinasi-segera-dimulai.jpg)