Berita Internasional

Terungkap, Buku Nikah Buktikan Kebohongan Meghan – Harry Soal Hari Pernikahan Mereka

Kehebohan yang mencuat dari pernyataan Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle dalam wawancara dengan Oprah Winfrey, ternyata berbuntut

Penulis: Sunarko | Editor: Wema Satya Dinata
AP PHOTO/HARPO PRODUCTIONS/Joe Pugliese
Gambar yang dirilis Harpo Productions memperlihatkan dari kiri Pangeran Harry, Meghan Markle, dan Oprah Winfrey. Wawancara Oprah with Meghan and Harry. A CBS Primetime Special disiarkan pada 7 Maret 2021 di Amerika Serikat. 

TRIBUN-BALI.COM, LONDON – Kehebohan yang mencuat dari pernyataan Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle dalam wawancara dengan Oprah Winfrey, ternyata berbuntut.

Dalam salah-satu pernyataannya di wawancara yang banyak mengungkap “borok” keluarga Kerajaan Inggris itu, Meghan mengatakan bahwa sesungguhnya ia dan Harry sudah menikah tiga hari sebelum hari upacara pernikahan resmi yang diadakan oleh Kerajaan Inggris.

Pernyataan Meghan itu sontak membuat kaget dan shock pihak Kerajaan Inggris.

Sebab, dengan Meghan mengaku bahwa ia dan Harry menikah tiga hari sebelum hari upacara pernikahan formal yang diadakan kerajaan, itu bisa diartikan bahwa Kerajaan Inggris (termasuk Ratu Inggris, Elizabeth II) dan pihak-pihak terkait seperti Keuskupan Gereja Anglikan, telah berbohong kepada publik dengan menggelar upacara “pernikahan palsu” (fake wedding).

Baca juga: Harry dan Meghan Terlihat Tidak Bahagia Pasca Acara Oprah

Padahal, upacara pernikahan itu disiarkan langsung oleh sejumlah stasiun televisi Inggris, dan bahkan juga disiarkan ke seluruh dunia.

Selama ini, hari upacara pernikahan Meghan – Harry yang juga dinyatakan sebagai hari pernikahan resmi mereka adalah 19 Mei 2018.

Dengan pernyataan Meghan di wawancara Oprah, berarti bahwa pernikahan pasangan itu terjadi pada 16 Mei 2018.

Pernyataan kontroversial itu kemudian mendorong sejumlah media Inggris melakukan investigasi. Dan Senin 22 Maret 2021 hari ini, tabloid Inggris The Sun mengungkapkan fakta yang mencengangkan.

Berdasarkan penelusuran The Sun di Kantor Pendaftaran Umum atau General Register Office (semacam Kantor Catatan Sipil di Indonesia) didapati bahwa pernikahan Harry – Meghan tercatat pada tanggal 19 Mei 2018.

Artinya, tanggal pernikahan mereka yang tercatat secara resmi adalah sama dengan tanggal penyelenggaraan upacara pernikahan formal yang digelar oleh Kerajaan Inggris untuk Duke of Sussex (gelar kebangsawanan Harry) dan Duchess of Sussex (gelar Meghan).

“Sertifikat pernikahan Meghan Markle dan Pangeran Harry membuktikan bahwa pasangan tersebut tidak menikah tiga hari sebelum upacara Windsor (sebutan untuk tempat tinggal raja/ratu Inggris),” demikian tulis The Sun dalam edisi terbarunya, Senin 22 Maret 2021 ini.

The Sun pun menampilkan foto akta pernikahan Harry – Meghan, yang mereka dapatkan dari Kantor Pendaftaran Umum.

Menurut The Sun, ini adalah pertama kali dokumen pernikahan tersebut diperlihatkan.

Sertifikat pernikahan pasangan itu menguatkan formalitas pernikahan yang dilakukan pada 19 Mei 2018 di Istana Windsor.

Baca juga: Pangeran William Marah pada Harry dan Meghan, Keduanya Dianggap Menghina Ratu Elizabeth II

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved