Breaking News:

Berita Bali

Tilang Elektronik Nasional Tahap I Di-launching, Waka Polda Bali Soroti Pelanggaran Penggunaan Helm

Wakapolda Bali Brigjen Ketut Suardana mengatakan sistem ETLE adalah salah satu program prioritas Kapolri.

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Waka Polda Bali Brigjen. Pol. Drs. I Ketut Suardana, M.Si, saat menghadiri acara Launching Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Nasional tahap 1 secara virtual di Gedung Perkasa Raga Garwita Polda Bali, Denpasar, Bali, Selasa 23 Maret 2021. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wakil Kepala (Waka) Kepolisian Daerah (Polda) Bali Brigjen. Pol. Drs. I Ketut Suardana, M.Si, menghadiri acara Launching Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Nasional tahap I secara virtual di Gedung Perkasa Raga Garwita Polda Bali, Denpasar, Bali, Selasa 23 Maret 2021.

Wakapolda Bali Brigjen Ketut Suardana mengatakan sistem ETLE adalah salah satu program prioritas Kapolri.

Sistem ETLE di era 4.0 dirasa sangat penting, disamping sebagai program prioritas Kapolri juga untuk mengikuti perkembangan jaman dalam memanfaatkan teknologi.

“Apabila program ETLE dapat berjalan dengan optimal tentu diharapkan mampu untuk mengurangi adanya potensi penyimpangan di lapangan, baik yang dipicu oleh pelanggaran maupun petugas di lapangan, yang mungkin kedua belah pihak berupaya untuk melakukan tindakan transaksional,” terang Waka Polda Bali.

Baca juga: Mantan Kapolda Bali: Ada Terpidana Mati Nekat Jual Narkoba Sambil Tunggu Eksekusi

Untuk membangun sistem ETLE ini, kata Suardana, tentunya Polri tidak bisa bergerak sendiri, perlu adanya sinergitas antara stakeholders terkait demi meningkatkan kualitas penggunaannya, mengingat sistem ini memerlukan sarpras dan anggaran yang tidak sedikit.

Brigjen Pol. Drs. I Ketut Suardana, M.Si, juga mengatakan, permasalahan penggunaaan handphone dan penggunaan helm masih menjadi dua permasalahan yang perlu mendapat perhatian khusus.

Jenderal bintang satu tersebut juga berharap Polres yang lain meniru 3 Polres yang mendapatkan penghargaan tersebut untuk mengurangi pelanggaran-pelanggaran.

“Saya berharap Polres-Polres jajaran lainnya agar mencontoh 3 Polres ini agar mengurangi pelanggaran, dan saya juga berharap petugas melakukan sentuhan khusus secara humanis untuk dapat menyadarkan penggunaan helm pada saat bepergian,” pungkas Waka Polda Bali.

Bersamaan dengan pelaksanaan launching sistem ETLE nasional, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian penghargaan dari Korlantas Polri kepada 3 Polres.

Meliputi Satlantas Polresta Denpasar sebagai juara 1 pendataan kecelakaan lalu lintas melalui aplikasi Intergreted road sefety management system.

Satlantas Polres Tabanan sebagai juara 3 lomba RSPA (Road Safety Partnership Action) 2020 dan Satlantas Polres Karangasem mendapat penghargaan dalam kategori program penggunaan helm bagi seluruh pengguna sepeda motor.

Adapun dalam kegiatan tersebut turut di hadiri Ketua DPRD Provinsi Bali, Kajati Bali, Pejabat Utama Polda Bali, Kepala Bappeda Bali, Kadis Pupr Bali, Kadiskes Bali, Kepala badan pendapatan daerah Bali. (*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved