Tangis Doni Pecah Saat Orasi Ilmiah, IPB Berikan Gelar Doktor Honoris Causa
Program yang dimaksud Arif adalah gagasan emas biru dan emas hijau yang digagas Doni Monardo saat menjabat sebagai Pangdam XVI/Pattimura.
Saat itu, ia banyak mendapatkan laporan perihal kondisi Sungai Citarum yang kotor. "Saya menerima banyak laporan tentang Citarum sebagai sungai terkotor di dunia," kata Doni.
Doni kemudian mengupayakan 'membersihkan' Sungai Citarum. Ia bercerita, pertama kali memberikan pengarahan kepada staf di Makodam III/Siliwangi ia menyinggung soal nama besar 'Siliwangi' dalam berbagai penugasan baik di dalam maupun luar negeri.
"Sayang jika nama besar itu hilang karena kita saat ini tidak peduli atas persoalan yang ada di depan mata, yaitu Citarum sebagai sungai terkotor di dunia. Saya katakan bahwa pada seragam yang dikenakan prajurit Siliwangi ada simbol Harimau atau Maung. Jangan sampai karena kita tidak berbuat sesuatu, Maung Siliwangi berubah menjadi Meong Siliwangi," sambungnya.
Dari situ, kata dia, semangat prajurit terbakar untuk membantu rakyat di Jawa Barat melalui 'pembersihan' Sungai Citarum. Niat itu terealisasi dengan kerja sama antara Kodam III/Siliwangi dengan tim Kemenko Marvest dan Pemprov Jabar, serta Polda Jabar.
Segenap komponen masyarakat, tokoh agama, budayawan, relawan, pegiat lingkungan, hingga media dikumpulkan. Ia mengatakan, tiada hari libur. Setiap hari, mereka memikirkan strategi menuntaskan masalah kerusakan ekosistem Citarum.
Saat itu Doni juga melaporkan kondisi Citarum kepada Presiden Jokowi tentang kondisi di Sungai Citarum. Saat itu Doni menyampaikan butuh payung hukum agar TNI bisa ikut membantu memulihkan ekosistem di Citarum.
"Akhirnya konsep regulasi yang dimotori oleh Dr. Dini Dewi yang didukung penuh oleh tim hukum Sekretariat Negara terbit melalui Perpres Nomor 15 Tahun 2018, tanggal 15 Maret 2018, kurang dari sebulan setelah Presiden Jokowi mendeklarasikan program Citarum Harum pada tanggal 22 Februari 2018 di Situ Cisanti, salah satu mata air purba di Jabar," ungkapnya.
Atas penghargaan yang ia terima ini, Doni menyampaikan terima kasih pada tim promotor yang telah mengusulkan dirinya mendapat penghargaan tersebut.
Ia juga mengucapkan terima kasih pada istri dan anak-anaknya yang selalu mendukungnya. "Terimakasih pada istri tercinta Santi Arfiani, anak-anak yang terus mendukung saya di mana saya berada," tuturnya.(tribun network/yud/dod)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/doni-monardo-baru.jpg)