Breaking News:

Berita Denpasar

Minggu Palma di Gereja Katedral Denpasar, Daun Palma Disiapkan Petugas

Minggu Palma di Gereja Katedral Denpasar, Daun Palma Disiapkan Petugas Dengan Sterilisasi Disinfektan

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Suasana halaman gereja saat ibadah Pekan Suci Minggu Palma dalam masa pandemi Covid-19 di Gereja Katedral Denpasar, Bali, Sabtu 27 Maret 2021 - Minggu Palma di Gereja Katedral Denpasar, Daun Palma Disiapkan Petugas 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Umat Nasrani memasuki masa Pekan Suci dan Paskah 2021 mulai dari Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung dan Paskah.

Di Gereja Katedral Denpasar, Bali, ibadah Pekan Suci tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat dan ada pembaharuan petunjuk dan tata cara dalam perayaan seiring dengan pandemi Covid-19.

Yang berbeda dari ibadah-ibadah sebelumnya di masa pandemi, kini Paroki Roh Kudus Katedral Denpasar menerapkan sistem pembatasan umat yang terdaftar dan masyarakat umum.

Di mana umat yang terdaftar dalam lingkungan dan memiliki tanda masuk melalui pintu depan timur dan masyarakat umum di luar paroki masuk melalui pintu depan barat.

Baca juga: Bentuk Toleransi, Anggota TNI Kodam IX/Udayana Berperan Aktif Bangun Gereja di Perbatasan

Baca juga: Bertepatan dengan Hari Raya Nyepi, Gereja Katolik Katedral Denpasar Bali Majukan Jadwal Misa

Baca juga: Gereja Katolik Katedral Denpasar Majukan Jadwal Ibadah, Bertepatan dengan Hari Raya Nyepi

Selain itu, saat ibadah Minggu Palma, umat juga sudah disiapkan Daun Palma yang sudah disterilisasi oleh petugas yang diberikan saat memasuki gedung gereja.

"Minggu Palma, umat dikasih daun Palma satu per satu yang sudah steril oleh petugas, untuk kuota, yang terdaftar dalam lingkungan mendapat kartu tanda masuk khusus, masyarakat umum ada kuota juga namun terbatas," kata Ketua Satgas Covid-19 Gereja Katedral Denpasar, Vitalis Alexander kepada Tribun Bali, Minggu 28 Maret 2021.

Pada perayaan Minggu Palma kali ini prosesi dengan daun Palma di luar gedung gereja ditiadakan.

Kemudian daun Palma yang disediakan oleh petugas disesuaikan dengan jumlah kuota umat pada setiap kali Misa.

Alex menambahkan, bahwa Daun Palma yang disiapkan pihak gereja dipastikan sudah steril dengan sterilisisasi dan disemprot cairan disinfektan sesuai dengan protokol kesehatan sebelum digunakan umat.

Halaman
12
Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved