Berita Denpasar
Pasca Ledakan Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar, Polresta DenpasarTingkatkan Keamanan
Kepolisian di wilayah Polresta Denpasar akan tingkatkan pengamanan gereja, tempat ibadah dan objek vital lainnya bersama seluruh elemen masyarakat.
Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Noviana Windri
Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Terkait ledakan bom bunuh diri yang terjadi Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu 28 Maret 2021.
Kepolisian di wilayah Polresta Denpasar akan tingkatkan pengamanan gereja, tempat ibadah dan objek vital lainnya bersama seluruh elemen masyarakat.
"Polresta Denpasar tetap meningkatkan pengamanan, dan menyamabraya jaga Denpasar dengan seluruh elemen masyarakat," ujar Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Minggu 28 Maret 2021.
Diketahui, Gereja yang tersebar di wilayah hukum Polresta Denpasar diperikirakan ada 107 tempat.
Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan pasca tragedi bom bunuh diri di Makassar, Sulawesi Selatan.
Pengamanan tempat ibadah dan objek vital lainnya yang ada di wilayah Kota Denpasar dan Badung Selatan akan ditingkatkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/anggota-kepolisian-melakukan-penjagaan-di-gereja-katedral-denpasar.jpg)