Breaking News:

Berita Tabanan

Satpol PP Tabanan Turunkan 16 Baliho di Wilayah Desa Adat Bedha

Tim Gabungan dari Satpol PP, TNI serta Polri dan Pecalang melakukan penurunan belasan baliho yang terpasang di sekitar wilayah Desa Adat Bedha,

istimewa
Suasana saat tim gabungan melakukan tindakan penurunan baliho yang berpotensi memanaskan situasi selama pemilihan bendesa adat di wilayah Desa Adat Bedha, Tabanan, Selasa 30 Maret 2021. 

TRIBUN-BALI.COM,  TABANAN - Tim Gabungan dari Satpol PP, TNI serta Polri dan Pecalang menurunkan  belasan baliho yang terpasang di sekitar wilayah Desa Adat Bedha, Tabanan, Selasa 30 Maret 2021.

Penurunan baliho itu dilakukan tim yustisi sesuai dengan adanya permohonan dari Desa Adat Bedha atas dasar paruman.

Sebab, belasan baliho tersebut disebut bisa memanaskan situasi saat ini yang sedang menggelar pemilihan Bendesa Adat.

Sehingga, hal tersebut dinilai melanggar Perda Tabanan Nomor 12 Tahun 2002 tentang Ketertiban Umum.

Baca juga: Korban Lakalantas di Tabanan Made Mustika Fokus Jadi Guru Olahraga, Kerap Garap Kebun Usai Mengajar

Kasatpol PP Tabanan, I Wayan Sarba menjelaskan, pelaksanaan giat yustisi sesuai dengan permohonan dari pihak Desa Adat Bedha untuk menurunkan baliho.

Sebab, baliho tersebut dikatakan bisa memanaskan situasi di wilayah setempat mengingat ada proses pemilihan Bendesa Adat.

"Itu hasil paruman (permohonan) di desa setempat. Dan setelah kami cek ke lapangan, kan memang benar ada sekitar 16 titik belum ada permakluman dan belum ada izin juga," ungkap Sarba.

Menurutnya, sebelum melakukan pemasangan baliho harusnya ada surat permakluman atau izin ke Kesbangpolinmas maupun Satpol PP Tabanan.

Namun ternyata belum ada disampaikan, sehingga sesuai permohonan kita laksanakan penurunan baliho tersebut dengan harapan terciptanya kondusivitas wilayah.

"Kita harapkan situasi menjadi kondusif lah disana," harapnya.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved