Breaking News:

Berita Tabanan

Korban Lakalantas di Tabanan Made Mustika Fokus Jadi Guru Olahraga, Kerap Garap Kebun Usai Mengajar

Perbekel Batungsel, I Wayan Ardijaya membenarkan bahwa korban kecelakaan di perempatan Penyalin, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan,

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana di TKP pasca peristiwa lakalantas maut di perempatan Penyalin, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Selasa 30 Maret 2021 siang. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Perbekel Batungsel, I Wayan Ardijaya membenarkan bahwa korban kecelakaan di perempatan Penyalin, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, adalah warganya yang berasal dari Banjar Batungsel Kelod.

Ia merupakan seorang guru di SDN 1 Batungsel.

Ia memegang mata pelajaran Penjaskes atau Guru Olahraga.

"Nggih, setelah kita pastikan korban Pak Mustika itu adalah warga kami asal Banjar Batungsel Kelod," kata Ardijaya saat dikonfirmasi, Selasa 30 Maret 2021.

Baca juga: BREAKING NEWS: Made Mustika Tewas di TKP Setelah Tergilas Truk Box di Samsam Tabanan

Dia melanjutkan, dalam sehari-harinya korban ini melakukan aktivitas seperti biasa.

Yakni sebagai guru dan terkadang menggarap kebunnya ketika pulang sekolah (sebelum pandemi).

Disinggung mengenai apakah korban merupakan pembina bidang olahraga seperti voli, sepak bola, bulutangkis atau lainnya di Desa Batungsel, Perbekel menyatakan tidak ada.

Korban ini memang fokus untuk mengajar sebagai guru olahraga saja.

"Tidak ada membina olahraga, yang jelas yang bersangkutan hanya fokus sebagai guru olahraga tersebut," kata dia.

Kemudiaan mengenai upacara pengabenan korban, Ardijaya menyatakan masih belum menerima informasi pasti dari keluarga terkait upacarannya.

Halaman
123
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved