Berita Denpasar
UPDATE: Ini Keterangan Ahli Forensik Soal Meninggalnya Mantan ABK di Pelabuhan Benoa Denpasar
Mantan anak buah kapal (ABK) yang ditemukan meninggal dunia di atas meja pinggir Jalan Ikan Tuna II dekat Dermaga Barat, Pelabuhan Benoa
Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
Bahkan Muhaidin pria paruh baya berusia 61 tahun tersebut sempat menitipkan koper di warung saksi.
Lebih lanjut, selama tidak memiliki pekerjaan di Bali ia sempat bercerita, mengeluh dan menangis di hadapan saksi Bu Mumi (47) asal Lombok Timur, NTB.
Babe bercerita ke saksi, bahwa ia ingin sekali pulang ke kampung halamannya di Bima, NTB.
Tidak tega dengan kondisi Babe, Bu Mumi sempat menyampaikan ke korban untuk menunggu Kapal Pelni tujuan Bima.
Ia juga menjanjikan untuk memberikan ongkos selama perjalanan pulang menuju ke Bima.
"Sebelum ditemukan meninggal, korban sempat menitipkan nomor keluarganya ke saksi," tambah Kompol Abdus Salim.
Namun takdir berkata lain, saksi kaget setelah mengetahui Babe yang dikenalnya baik, ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia menggunakan sarung warna coklat di jalan Dermaga Barat Pelabuhan Benoa.
Sementara itu, hasil pemeriksaan yang dilakukan tim Identifikasi Polresta Denpasar dibantu tim medis BPBD Kota Denpasar, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban
Usai dilakukan pemeriksaan jenazah Babe kemudian dibawa ke RSUP Sanglah.
"Dari hasil pemeriksaan luar team Identifikasi Polresta Denpasar, nihil ditemukan tanda-tanda kekerasan,"
"Nunggu hasil visum di RS Sanglah (Untuk pemeriksaan lainnya)," tutup Kompol Abdus Salim selaku Kapolsek Kawasan Pelabuhan Benoa, Selasa 30 Maret 2021.(*)
Artikel lainnya di Berita Denpasar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/mantan-abk-ditemukan-meninggal-dunia-di-pelabuhan-benoa.jpg)