Berita Denpasar
UPDATE: Ini Keterangan Ahli Forensik Soal Meninggalnya Mantan ABK di Pelabuhan Benoa Denpasar
Mantan anak buah kapal (ABK) yang ditemukan meninggal dunia di atas meja pinggir Jalan Ikan Tuna II dekat Dermaga Barat, Pelabuhan Benoa
Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Mantan anak buah kapal (ABK) yang ditemukan meninggal dunia di atas meja pinggir Jalan Ikan Tuna II dekat Dermaga Barat, Pelabuhan Benoa diketahui tinggal sendiri di Denpasar.
Mengenai hal tersebut Kapolsek Kawasan Pelabuhan Benoa Kompol Abdus Salim saat dikonfirmasi Tribun Bali membenarkan hal tersebut.
"Korban tinggal sendiri di sini, menurut keterangan saksi keluarganya yang paling dekat ada di Lombok, NTB," ujar Kompol Abdus Salim, Selasa 30 Maret 2021.
Sementara itu, bagian staf medis fungsional (SMF) Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr Ida Bagus Putu Alit, DMF. Sp.F. menerangkan jika korban meninggal karena sakit.
Baca juga: Ngganggur di Bali, Mantan ABK Ditemukan Meninggal di Pelabuhan Benoa Sempat Ingin Pulang ke Bima
Muhaidin diperkirakan meninggal dunia sekitar 12 jam sebelum diperiksa tim medis dan tidak ditemukan luka-luka pada tubuh korban.
"Jenazah laki-laki (Muhaidin) diterima jam 11.45 wita. Dari tanda kematian antara 12 sampai dengan 24 jam (sehari sebelum ditemukan meninggal) sebelum diperiksa,"
"Tidak ditemukan luka-luka. Jenazah sudah diambil keluarga jam 15.30 wita," ujar dr Ida Bagus Putu Alit dikonfirmasi terpisah, Selasa 30 Maret 2021 sore.
Sebelumnya diwartakan Tribun Bali, seorang pria bernama Muhaidin alias Babe asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang ditemukan meninggal dunia pada Selasa 30 Maret 2021 pukul 06.30 wita.
Di atas meja pinggir jalan Dermaga Barat, Pelabuhan Benoa depan perusahaan PT BMU Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, kota Denpasar, Bali.
Pria yang sehari-hari tinggal di Pos Sampan, Dermaga Barat Pelabuhan Benoa ini dikatakan saksi Bu Mumi (47) yang merupakan pemilik Warung disekitar lokasi.
Muhaidin alias Babe diketahui sebelumnya bekerja sebagai anak buah kapal (ABK), namun akhirnya menganggur setelah ia tidak ada pekerjaan.
"Babe mantan ABK yang sudah lama bekerja disini (area Pelabuhan Benoa)," ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan Benoa Kompol Abdus Salim, Selasa 30 Maret 2021 pagi.
Meneruskan ungkapan saksi Bu Mumi pemilik warung makan di Jalan Ikan Tunai II Pelabuhan Benoa ini.
Kompol Abdus Salim menceritakan kepada Tribun Bali, jika korban sebelum sehari-hari sering mampir ke warung saksi untuk minum kopi.
Baca juga: Sempat Menangis Ingin Pulang ke Bima, Mantan ABK di Pelabuhan Benoa Ini Meninggal Berselimut Sarung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/mantan-abk-ditemukan-meninggal-dunia-di-pelabuhan-benoa.jpg)