Breaking News:

Desa Penglipuran

Kunjungi Desa Penglipuran Bali, Ustadz Yusuf Mansur Puji Sebagai Desa Terindah & Terbersih Se-Dunia

Dalam postingannya, ustadz Yusuf Mansur menyebutkan bahwa Desa Penglipuran Bali adalah desa terindah, terbersih sedunia.

screenshot akun IG @yusufmansurnew
Ustadz Yusuf Mansur berpose di jalanan Desa Wisata Penglipuran, Kubu, Bangli, Bali, sebagaimana terpantau pada postingan 30 Maret 2021 di akun instagram-nya. Yusuf Mansur memuji keindahan dan kebersihan Desa Penglipuran. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Ustadz Yusuf Mansur mengunjungi Desa Penglipuran di Kubu, Kecamatan/Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, dan menyampaikan kesannya yang sangat positif mengenai desa wisata itu.

Kunjungan ustadz kondang ke desa wisata itu ditunjukkan dari fotonya di jalanan Desa Penglipuran, yang diposting di akun Instagram-nya, yakni @yusufmansurnew, pada 30 Maret 2021 sebagaimana yang dipantau Tribun Bali.

Dalam postingannya, ustadz Yusuf Mansur menyebutkan bahwa Desa Penglipuran Bali adalah desa terindah, terbersih sedunia.

Predikat yg saya sdh membuktikan…sampe saya cek sampe ke belakang2 rumah dan ke rumah2 sebagian penduduk desa,” demikian tertulis dalam postingan di akun ustadz Yusuf Mansur.

dari keseluruhan BALI, emang kesadaran bersih dan kebersihan, emang luar biasa tinggi dan bagusnya. udah istiqomah, udah jd karakter, udah jd kebiasaan yang mengakar. pelancong kayak saya dan kita2 kali, yang suka nyampah ga nyadar…kalo Bali asli, udah kelar kayaknya urusan bersih dan kebersihan. hebat banget.”

semoga kampung saya, kampung ketapang, dan pesantren2 kami, sebersih dan jauh lebih bersih, dari Desa Penglipuran.”  

Baca juga: Jadi Desa Terbersih Ketiga di Dunia, Menparekraf Apresiasi Penerapan Prokes di Desa Penglipuran Bali

Baca juga: Sandiaga Uno Apresiasi Wisnus Berdatangan ke Desa Penglipuran, Wisman Baru Bisa di Akhir Tahun   

Secara umum, postingan instagram ustadz YM (demikian ustadz Yusuf Mansur juga biasa disapa) terkait Desa Penglipuran itu mendapat komentar positif dari para follower-nya. 

Follower IG ustadz Yusuf Mansur terpantau sekitar 2,9 juta.

Dalam salah-satu tanggapannya terhadap komentar yang agak nyinyir terhadap kunjungannya ke Desa Penglipuran, ustadz Yusuf Mansur menyampaikan semacam pesan nasihat:

ngeliatnya jgn dari sisi itunya. Lagian bukan kah hrs dakwah? harus silaturahim, harus belajar juga, harus metik manfaat, harus jd pengalaman baru…dan di dunia ini ya isinya ya gitu. wong beragam. masa harus ga ke situ, gegara misal, ada yg ga sesuai dg aqidah kita? rasanya engga. saya ke sana, saya belanja di banyak rumah..hehehe. ikut duduk, ikut ngobrol, ikut ngupi, makan duren segala. Bercengkrama, ngobrol, dan ngasih kesan baik sekali dari seorang muslim kepada keluarga Hindu di Bali. Sehingga merasa 1 keluarga. satu hal jua yg saya belajar…rumah2 ibadah mereka kan di tiap2 rumah…nah? yg muslim gmn? selain yg masjid dan mushalla? ada? dan bersihnya juga minta ampun. gini2 kan kita juga jd belajar. kenapa engga juga kwn2 muslim punya pula ruang privat dengan Allah, Tuhannya? seru. asyik. dan ya itu, kalau punya, jaga kebersihannya…”

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Sunarko
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved