Profil Bupati Bandung Barat Aa Umbara, Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Terkait Penanganan Covid-19
Profil Aa Umbara Sutisna Aa Umbara diumumkan ditetapkan sebagai tersangka oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata pada Kamis 1 April 2021.
TRIBUN-BALI.COM - Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna ditetapkan Komisi Pemberantaan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19.
Profil Aa Umbara Sutisna
Aa Umbara diumumkan ditetapkan sebagai tersangka oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata pada Kamis 1 April 2021.
Aa Umbara menamatkan pendidikan Strata 1 Ilmu Pemerintahan Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) itu lahir pada tanggal 7 Februari 1963.
Dia diketahui pernah dua kali menjabat sebagai ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat.
Baca juga: KPK Tangkap Bupati Bandung Barat, Diduga Terima Suap Proyek Tanggap Darurat Covid-19
Dilansir dari bandungbaratkab.go.id, Aa Umbara menjabat sebagai Ketua Komisi C Tahun 2004 hingga 2009.
Kemudian di tahun 2009 hingga 2014, dia menduduki jabatan sebagai Ketua DPRD Bandung Barat.
Aa Umbara kembali terpilih sebagai Ketua DPRD Bandung Barat pada periode berikutnya, 2014 hingga 2018.
Menjadi bupati terpilih, didampingi Hengky Kurniawan Pria yang pernah menerima penghargaan Honorary Police tersebut kemudian terpilih menjadi Bupati Bandung Barat untuk masa jabatan 2018 hingga 2023.
Dia didampingi oleh wakilnya, Hengky Kurniawan.
Aa Umbara dan Hengky menjalani pengambilan sumpah jabatan di Bandung, 20 September 20218 setelah memenangkan Pilkada.
Aa Umbara juga dikenal aktif dalam berbagai organisasi.
Ia terlibat menjadi penasihat hingga dewan pembina beberapa organisasi masyarakat.
Melansir situs resmi elhkpn.kpk.go.id, Aa Umbara tercatat memiliki 16 bidang lahan dan bangunan yang yang tersebar di Kabupaten Bandung Barat.
Lahan tersebut terdiri dari 9 tanah dan 7 tanah dan bangunan senilai Rp 20.805.000.000 miliar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bupati-bandung-barat-aa-umbara-sutisna-bersama-wakil-bupati-bandung-barat-hengky-kurniawan.jpg)