Berita Tabanan
Jalan Bypass Soekarno dan Gubug Tabanan Kerap Dijadikan Lokasi Balap Liar, Ini yang Dilakukan Polisi
Satlantas Polres Tabanan kini terus memburu pelaku trek trekan di wilayah hukumnya.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Satlantas Polres Tabanan kini terus memburu pelaku trek trekan di wilayah hukumnya.
Dari hasil monitoring atau hasil patroli wilayah yang dilakukan, ada dua titik di sepanjang bypass Ir. Soekarno dan di wilayah Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, yang kerap menjadi lokasi balap liar ini.
Hanya saja, para pelaku yang dominan pelajar ini tergolong lihai karena melihat jam patroli polisi saat menggelar aksi balap liar tersebut, sehingga hingga saat ini masih belum ditemukan balap liar.
Menurut data yang diperoleh, dua titik yang menjadi lokasi balap liar tersebut adalah di depan swalayan eks Hardys Grosir Tabanan dan di Banjar Taman Taman Sekar Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri.
Baca juga: 135 Personel Polres Tabanan Jaga Ketat Perayaan Jumat Agung di Tabanan Bali
"Ada dua titik lokasi yang rawan menjadi lokasi balap liar atau trek trekan tersebut. Itu semua di sepanjang jalur Bypass Ir. Soekarno Tabanan baik di timur patung dan di barat patung.
Kemudian kita juga kerap temukan di Desa Gubug juga," kata Kasatlantas Polres Tabanan, AKP Ni Putu Wila Indrayani didampingi Kanit Patroli Satlantas Polres Tabanan, Ipda Yuda, belum lama ini.
AKP Wila menjelaskan, guna mengantisipasi aksi balap liar yang makin marak tersebut, pihaknya gencar melakukan hunting atau patroli wilayah di jam-jam rawan pada waktu dinihari.
Selain itu, pihaknya juga kerap melaksanakan pendekatan dengan sosialisasi kepada masyarakat secara langsung baik lewat media. Dengan harapan, masyarakat akan sadar akan bahayanya aksi balap liar tersebut.
Hanya saja, pihaknya kerap kewalahan ketika adanya aksi balap liar di jam patroli.
Sebab, para pelaku balap liar ini justru mengetahui jam patroli sehingga menghindari aksi di jam tersebut.
Intinya mereka menggelar aksi tersebut waktu dinihari.
"Artinya anggota tetap melakukan mobile di jalur bypass ini dan jalur lainnya. Upaya preventif kita lebih upayakan. Tapi mereka kerap mencari saat jam-jam kita lengah," tegasnya.
Disinggung mengenai trek-trekan yang dilaksanakan di wilayah pantai, AKP Wila menyatakan wilayah yang paling menjadi primadona adalah Pantai Pasut di Kecamatan Kerambitan.
Sebelumnya, pihak kepolisian sempat melakukan penertiban di wilayah tersebut, hanya saja muncul lagi.
Baca juga: Satpol PP Tabanan Turunkan 16 Baliho di Wilayah Desa Adat Bedha
Sehingga, pihak kepolisian memohon kerjasama dengan Pihak Desa Adat untuk mengantisipasi terjadi aksi balap liar lagi.
Sebab, di wilayah pantai yang bisa melakukan penyetopan kegiatan negatif adalah Desa Adat.
"Sejauh ini kita sudah tetap koordinasi dengan pihak Polsek Kerambitan juga untuk penekanan kepada Bhabinkamtibmas serta pengelola pantai di sana.
Selain itu, ia juga memohon kerjasama pihak desa untuk lakukan penertiban aksi balap liar yang terjadi," tegasnya.(*)
Artikel lainnya di Berita Tabanan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kasatlantas-polres-tabanan-akp-ni-putu-wila-indrayani-didampingi-kanit-patroli-satlantas.jpg)