Bali United
Pertandingan Berlangsung, Ini yang Kerap Dilakukan Kiper Bali United Wawan Hendrawan
Wawan Hendrawan alias Spider Wan, tak pernah absen dalam tiga laga penyisihan grup Piala Menpora 2021
Penulis: Marianus Seran | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, Marianus Seran
TRIBUN-BALI.COM, YOGYAKARTA - Kiper Bali United, Wawan Hendrawan alias Spider Wan, tak pernah absen dalam tiga laga penyisihan grup Piala Menpora 2021, di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta.
Wawan membeberkan kisah berbeda selama menjalani laga di tengah pandemi Covid-19.
Meski tak memegang ban kapten tim di lapangan, namun suara teriakan komando atau arahan Wawan Hendrawan paling terdengar.
Kiper asal Brebes ini selalu mengingatkan rekannya agar selalu fokus, mengawal lawan dan jangan meninggalkan posisi.
Baca juga: Persebaya “Pilih” Lawan Persib atau Bali United? Berikut Jadwal Perempat Final Piala Menpora 2021
Baca juga: WCP Sukses Bikin Permainan Bali United Tak Berkembang
Baca juga: Susah Payah Lolos Grup D, Pemain Muda Persita Dominasi dan Tahan Bali United 1-1
"Sering kasih komando dan teriak dari belakang. Mungkin karena penonton tidak ada jadi suara kedengaran. Kalau penonton penuh tidak kedengaran," kata Wawan Hendrawan, Minggu 4 April 2021.
Dia mengatakan sebagai orang terakhir di barisan pertahanan, hal itu harus dilakukan agar tim tetap solid dan fokus.
"Dalam permainan sepakbola paling luas melihat adalah penjaga gawang. Dia adalah orang terakhir," katanya.
Dia menambahkan, seorang pemain harus memiliki pengetahuan tentang reading the game.
"Maka dari itu seorang pemain perlu punya pengetahuan reading the game," katanya.
WCP Sukses Bikin Permainan Bali United Tak Berkembang
Pelatih Persita Tangerang, Widodo Cahyono Putro, terlihat tenang berada di bench pemain saat timnya menghadapi juara bertahan Liga 1 Indonesia 2022, Bali United, Jumat 2 April 2021 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta.
Berbeda dengan sosok pelatih Bali United Stefano, Cuggura Teco, yang agresif berteriak sepanjang laga berlangsung.
Teco tak pernah duduk di bench.
Dia berteriak memberi arahan kepada pemain, juga mempresur wasit, hakim garis yang bertugas jika keputusan yang diambil tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wawan-hendrawan-090.jpg)