Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bencana di NTT, Lebih dari 60 Orang Tewas, Dampak Cuaca Ekstrem Empat Hari Terakhir

Bencana alam di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat cuaca ekstrem empat hari terakhir merenggut korban jiwa lebih dari 60 orang

Dokumen warga/istimewa via kompas.com
Banjir memporakporandakan rumah warga di Kabupaten Flores Timur, NTT, Minggu, 4 April 2021 - Bencana di NTT, Lebih dari 60 Orang Tewas, Dampak Cuaca Ekstrem Empat Hari Terakhir 

Di Pulau Adonara, kata dia, terjadi banjir bandang pada Sabtu 3 April 2021.

BPBD masih melakukan pendataan dan penanganan.

Sementara akses dari 4 kecamatan di ke Betun, ibukota Kabupaten Malaka juga putus total akibat bergesernya jembatan Benenain di Wilayah Weliman.

Hal itu disebabkan meluapnya daerah aliran sungai (DAS) Benenain.

Terkait banjir itu, Thomas berharap bisa segera surut jika intensitas hujan menurun.

Selain 8 daerah itu, Thomas juga menyebut masih ada laporan dari daerah terkait potensi bencana di wilayah lain.

"Masih masuk lagi laporan mungkin ditambah 3-4 kabupaten yang terdampak," kata Thomas.

Namun demikian, pihaknya terus bersiaga meski iklim Siklon Tropis yang berada di Laut Sawu sedang bergerak ke selatan dan menjauhi wilayah Indonesia.

Harapannya pembentukan awan tidak terlalu tinggi sehingga intensitas hujan dan badai bisa menurun.

"Kita masih siaga terus karena iklim siklon tropis di laut sawu memang bergerak ke arah selatan menjauhi Indonesia," kata Thomas.

BPBD mengimbau agar masyarakat tidak beraktivitas di luar rumah untuk sementara waktu untuk menghindari korban akibat badai.

Ia menyebut, potensi badai siklon tropis ini masih terjadi tiga hari hingga sepekan ke depan.

(tribun network/poskupang)

Kumpulan Artikel Bencana Alam

Sumber: Pos Kupang
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved