Breaking News:

Berita Bali

PLN UID Bali Bersama RAPI Gelar Sinergi Kemitraan, Menghadirkan Sosialisasi Ketenagalistrikan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali menggelar kegiatan Sosialisasi Ketenagalistrikan

Istimewa
Bertempat di Ruang Rapat Bougenvile PT PLN (Persero) UID Bali pada Sabtu 3 April lalu, PT PLN (Persero) UID Bali bersama organisasi komunikasi RAPI Daerah Bali menggelar kegiatan Sosialisasi Ketenagalistrikan dengan tema 'Sinergi Kemitraan dalam Bidang Ketenagalistrikan di Bali'- PLN UID Bali Bersama RAPI Gelar Sinergi Kemitraan, Menghadirkan Sosialisasi Ketenagalistrikan 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali bersama organisasi komunikasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Daerah Bali menggelar kegiatan Sosialisasi Ketenagalistrikan dengan tema 'Sinergi Kemitraan dalam Bidang Ketenagalistrikan di Bali'.

Adapun materi yang dibahas dalam sosialisasi tersebut, yakni mengenai perpanjangan Stimulus Listrik April hingga Juni 2021.

Dalam pemaparannya, Wayan Budaika, Manager Revenue Assurance & Mekanisme Niaga, selaku narasumber pada acara tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah berkomitmen untuk tetap memberikan keringanan pembayaran atau pembelian listrik bagi rumah tangga kecil, pelaku usaha kecil dan menengah.

Serta masyarakat yang bergerak di bidang sosial, bisnis dan industri dalam upaya mendukung penyelesaian penanganan pandemi Covid-19.

Baca juga: Sosialisasikan Stimulus Listrik, PLN UID Bali Bersama RAPI Gelar Sinergi Kemitraan

Baca juga: Diskon Listrik PLN April hingga Juni 2021, Berikut Ini Ketentuan dan Cara Mendapatkannya

Baca juga: Ini Fitur-Fitur Aplikasi New PLN Mobile yang Memudahkan Pelanggan

Hingga Februari 2021, realisasi program stimulus ini telah diberikan kepada lebih dari 30 juta pelanggan dengan total stimulus sebesar Rp 2,6 triliun.

"Di Bali sendiri pada bulan Februari 2021 tercatat 244.136 pelanggan dengan total stimulus baik kepada pelanggan pascabayar maupun prabayar sebesar Rp 8 miliar," kata Wayan Budaika.

Wayan Budaika menambahkan bahwa secara nasional, di awal bulan Maret 2021 telah ditetapkan perpanjangan program stimulus keringanan pembayaran atau pembelian listrik untuk triwulan dua dengan perkiraan anggaran adalah sebesar 2,3 triliun.

"Perkiraan pembiayaan ini telah memperhitungkan pengurangan besaran diskon yang diberikan kepada masyarakat menjadi setengah dari besaran program stimulus Triwulan satu Tahun 2021, yaitu untuk konsumen R1/I1/B1 (Rumah Tangga1/ Industri1/ Bisnis1) 450 VA besaran stimulusnya menjadi sebesar 50 persen, konsumen R1 900 VA menjadi 25 persen dan program relaksasi Sosial, Bisnis dan Industri menjadi 50 persen," ucap Wayan Budaika.

Pihaknya juga mengingatkan khususnya kepada pelanggan 450 VA pascabayar agar mulai rekening bulan April 2021 harus kembali melakukan pembayaran.

Halaman
12
Penulis: Karsiani Putri
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved