Kabar Duka
Pesan Umbu Landu Paranggi ke Muridnya: Pergilah ke Tempat Jelata
Sebagian besar penyair di Bali lahir dari tangan Umbu Landu Paranggi. Mereka terasah dengan gemblengan Presiden Malioboro ini.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Selain itu, hal yang menarik lainnya, Umbu memiliki teman dari berbagai daerah di Bali, di mana setiap rumah yang dikunjunginya selalu ada satu kamar untuk Umbu.
“Kalau sudah ditempati Umbu, kamar itu tak akan ditempati oleh pemilknya dan seolah-olah kamar itu khusus disiapkan untuk Umbu walaupun umbu akan datang 5 atau 6 bulan sekali,” katanya.
Setelahnya sahabat Umbu yakni Hendra Gunawan memberikannya rumah khusus di Lembah Pujian Denpasar.
Awalnya Umbu sempat tidak terbuka dan menyepi.
Akan tetapi setelah sempat sakit, Umbu mulai kembali terbuka.
Bahkan dalam sebuah pembacaan puisi yang digelar Balai Pustaka, Umbu meminta agar ia membaca puisi di Pura Andakasa.
“Umbu mau membaca puisi asalkan membaca puisi di Pura Andakasa. Beliau sangat menyadari keberadaan ruang dan waktu,” katanya.
Warih juga menambahkan, penghargaan yang diterima oleh Umbu pun sangat lengkap dan paripurna.
Di Bali ia meraih penghargaan Bali Jani Nugara dan Penghargaan Wijaya Kusma, penghargaan dari Universitas Indonesia, Kementerian Pendidikan, Dirjen Kebudayaan hingga Badan Bahasa. (*)
Berita lainnya di Umbu Landu Paranggi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/umbu-landu-paranggi-semasa-hidup-2.jpg)