Breaking News:

Berita Klungkung

Antisipasi Siklon Tropis Seroja, BPBD Pangkas Pohon Rawan Tumbang di Klungkung Bali

BPBD Klungkung melakukan penebangan pohon yang rawan tumbang di seputaran Terminal dan Pasar Galiran Klungkung, Rabu 7 April 2021.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
BPBD Klungkung melakukan mitigasi bencana, dengan pemangkasan pohon rawan tumbang di Pasar Galiran Klungkung. Mitigasi ini juga untuk mengantisipasi dampak Siklon Tropis Seroja. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - BPBD Klungkung melakukan penebangan pohon yang rawan tumbang di seputaran Terminal dan Pasar Galiran Klungkung, Rabu 7 April 2021.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi cuaca buruk, yang bisa berpotensi terjadi dalam beberapa hari kedepan akibat dari Siklon Tropis Seroja. 

BMKG melalui laman resminya, sempat menyampaikan peringatan dini terkait adanya Siklon Tropis Seroja.

Pengaruh Siklon Tropis Seroja berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang juga diprediksi terjadi di wilayah Bali.

Sehingga BPBD Klungkung mengambil langlah pencegahan, dengan melakukan mitigasi bencana penebangan pohon tumbang.

Jelang Upacara Mapepada Wewalungan Serangkaian Hari Raya Nyepi, BPBD Klungkung Lakukan Disinfeksi

Sejak Januari BPBD Klungkung Bali Tangani 55 Kali Bencana Pohon Tumbang

"Cuaca beberapa hari belakangan ini memang tidak menentu, setiap hari kami turun melakukan mitigasi pohon rawan tumbang. Hari ini kami lakukan di Terminal dan Pasar Galiran, sesuai permintaan Kadishub Klungkung," jelas Kalak BPBD Klungkung I Putu Widiada.

Pohon perindang di sekitar Pasar dan Terminal Galiran memanb rawan tumbang, dan dianggap sangat berbahaya.

Mengingat kawasan tersebut merupakan fasilitas publik, yang banyak dikunjungi warga. 

"Selama ini pohon tumbang merupakan bencana yang paling dominan terjadi di Klungkung. Apalagi di Termimal dan Pasar Galiran ini tempat ramai, sangat berbahaya jika terjadi pohon tumbang," jelasnya.

Terkait peringatan BMKG akan pengaruh Siklon Tropis Seroja, Putu Widiada tetap meminta masyarakat untuk waspada. Karena saat ini, cuaca tidak menentu dan sulit untuk diprediksi.

"Kami minta masyarakat tetap waspada, karena cuaca sekarang sangat sulit untuk diprediksi. Kami selalu koordinasi dengan BMKG terkait hal ini," jelasnya.

Sebelumnya, Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar Provinsi Bali mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi dampak yang dapat ditimbulkan oleh siklon tropis Seroja yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Dengan adanya siklon tropis Seroja yang berada di NTT, Bali walaupun jaraknya cukup jauh juga akan mendapatkan dampak angin kencang, gelombang tinggi, serta hujan lebat," ujar Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah III Denpasar, Iman Faturahman, Senin 5 April 2021 lalu. 

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved