Berita Bali
Jelang Dibukanya Pariwisata Bali, Pemprov Mulai Data Hotel yang Jadi Tempat Karantina Wisatawan
para wisatawan yang masuk ke Bali akan ditempatkan sementara di berbagai hotel tersebut sembari menunggu hasil tes swab yang dilakukan oleh Satgas
Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengatakan bahwa Bali semakin mempersiapkan diri menghadapi dibukanya pariwisata internasional.
Salah satunya ialah dengan melakukan berbagai koordinasi dengan Imigrasi, Dinkes dan semua pihak.
Selain itu, pihaknya juga mulai menyiapkan dan mendata berbagai hotel sebagai tempat karantina bagi wisatawan yang datang ke Bali.
Nantinya, para wisatawan yang masuk ke Bali akan ditempatkan sementara di berbagai hotel tersebut sembari menunggu hasil tes swab yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 Bali.
Baca juga: Tiga Bulan Zona Merah Covid-19, Denpasar Kini Zona Oranye
“Kesiapan bagaimana WNA masuk Bali, imigrasi sudah siap, dan semua sudah siap.
Untuk hotel karantina kita tidak menyebut karantina, tapi tempat menyesuaikan hasil swab positif atau negatif.
Mereka tidak karantina seperti di rumah sakit, tetapi di hotel yang dibiayai oleh mereka sendiri, tanggungannya,” kata dia, Kamis 8 April 2021.
Rencananya, jika wisatawan tersebut negatif, maka yang bersangkutan dipersilahkan melanjutkan liburannya di Bali.
Tetapi, jika ternyata positif, maka mereka harus melakukan karantina.
Cok Ace mengakui bahwa rencana tersebut masih digodok oleh pihaknya.
Pasalnya, untuk menyiapkan hal tersebut menurutnya memerlukan biaya yang lebih banyak.
Oleh sebab itu, pihaknya hanya menyiapkan hotel tempat karantina, sementara bagi WNA yang baru datang, meski telah divaksin namun perlu diantisipasi juga.
“Mudah-mudahan itu (swab positif) tidak terjadi,” imbuh Cok Ace
Mengenai vaksinasi sendiri, Cok Ace mengaku bahwa sebanyak 1 juta warga Bali telah mendapatkan vaksinasi.
Bahkan, khusus di zona hijau yakni kawasan Sanur, Ubud, dan Nusa Dua sendiri, pihaknya menyebut hampir terpenuhi sebanyak 100 persen.
Baca juga: Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi di Bali dan 11 Provinsi Tujuan Mudik yang Banyak Lansia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-karantina-covid-19.jpg)