Breaking News:

Supported Content

Kabupaten Jembrana Bali Miliki Laboratorium PCR, Kini Uji Hasil Bisa Dipercepat

Kabupaten Jembrana, Bali kini memiliki laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) di RSU Negara

Istimewa
Bupati dan Wakil Bupati Jembrana memeriksa ruangan Laboratorium PCR RSU Negara Kamis 8 April 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Kabupaten Jembrana, Bali kini memiliki laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) di RSU Negara.

Laboratorium tersebut diresmikan oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba pada Kamis 8 April 2021.

Diharapkan beroperasinya laboratorium PCR ini mampu mempercepat penanganan Covid-19 di Kabupaten Jembrana.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Istri Ny. Candra Tamba di Lantai III Gedung Instalasi Rawat Jalan (IRJ) RSU Negara.

Turut hadir Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, Dandim 16/17 Jembrana Letkol Inf. Hasrifuddin Haruna, Pj Sekda Jembrana I Nengah Ledang, Plt. Direktur RSU Negara dr Ni Putu Eka Indrawati serta sejumlah pimpinan OPD terkait di lingkup Pemkab Jembrana.

Baca juga: Lab PCR Bantuan Pemprov Bali Segera Beroperasi di RSU Negara, Kini Tunggu Kiriman Alat dari Denpasar

Baca juga: RSU Negara Bali Gelar Perekrutan Pegawai Laboratorium Swab PCR

Plt. Direktur RSU Negara dr Ni Putu Eka Indrawati menyampaikan, Laboratorium PCR ini mampu melakukan pengujian sebanyak 93 sampel dalam sehari.

“Saat ini Lab PCR yang dikepalai Dr Ketut Merta Indrawati alat PCR mampu melakukan pengujian sampel sebanyak 93 kali dalam sehari. Untuk pengambilan sampel di pagi hari, hasil bisa diketahui hanya dalam waktu 3-6 jam. Berbeda dengan sebelumnya yang membutuhkan waktu sampai dua hari karena sampel harus dibawa ke Denpasar dulu. Dengan hasil yang cepat tersebut pemilahan pasien bisa dilakukan dengan cepat dan untuk penggunaan ruang isolasi bisa kita kurangi kapasitasnya,” ujar dr Eka.

Terkait tenaga, dr Ni Putu Eka Indrawati menambahkan sebelumnya sudah dilakukan pelatihan di Rumah Sakit Bali Mandara selama lima hari.

“Untuk mengisi tenaga di Lab PCR kita telah melatih tenaga kompeten di RS Bali Mandara. Diantaranya tenaga analis 5 orang dan admin 2 orang dibawah pengawasan dokter spesialis Patologi Klinik satu orang. Saat ini Lab PCR sudah bisa digunakan, akan tetapi masih terkendala ijin alat, oleh karenanya kita masih bekerjasama dengan RS Bali Mandara untuk ijinnya,” kata dr Eka.

Sementara Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengaku sangat bangga dan bahagia atas diresmikannya Laboratorium PCR di RSU Negara.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved