Sponsored Content
Jadi Wadah Pelaku Usaha F&B dan Horeca Jalin Kemitraan, Bali Interfood 2025 Kembali Digelar
Pulau ini juga memiliki keragaman kuliner yang luar biasa, di mana setiap daerah menyuguhkan cita rasa dan karakter khasnya masing-masing.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Bali, yang dikenal dengan sebutan “Pulau Dewata”, tidak hanya memikat dunia melalui panorama alamnya yang menawan, tetapi juga melalui kekayaan budaya yang kental dengan tradisi, seni, dan adat istiadat yang unik.
Pulau ini juga memiliki keragaman kuliner yang luar biasa, di mana setiap daerah menyuguhkan cita rasa dan karakter khasnya masing-masing.
Keunikan tersebut menjadikan Bali bukan hanya destinasi wisata alam dan budaya, tetapi juga surga kuliner yang selalu berhasil menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pertumbuhan industri makanan, minuman, serta pariwisata di Bali pun menunjukkan tren positif yang berkelanjutan.
Baca juga: Krista Exhibitions Gelar Bali Interfood di BNDCC Nusa Dua, Target 15 Ribu Pengunjung
Baca juga: Bali Interfood 2023 Targetkan 13 Ribu Pengunjung, Hadirkan Berbagai Kuliner Nusantara di Nusa Dua
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Bali pada kuartal IV tahun 2024 menempatkan provinsi ini di peringkat kesepuluh dari 38 provinsi di Indonesia, dengan capaian yang melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,02 persen.
Pencapaian ini sekaligus mencerminkan pesatnya perkembangan ekosistem ekonomi Bali, di mana sektor makanan dan minuman menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan tersebut.
Sejalan dengan momentum tersebut, Pameran Bali Interfood 2025 resmi dibuka hari ini pada Rabu 10 September 2025 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) yang berada di kawasan pariwisata The Nusa Dua.
Pameran berskala internasional ini menjadi wadah strategis bagi pelaku usaha makanan, minuman, horeca (hotel, restoran, kafe), bakery, teknologi pengolahan, dan kemasan untuk memperkenalkan produk, menjalin kemitraan, serta mengeksplorasi tren dan inovasi terbaru.
Tahun ini, Bali Interfood menghadirkan 110 peserta dari 17 negara, termasuk 40 UMKM unggulan Indonesia, dengan target lebih dari 15.000 pengunjung.
Diselenggarakan oleh Krista Exhibitions, pameran ini bertujuan memperkuat posisi Bali sebagai pusat inovasi kuliner sekaligus meningkatkan daya saing industri makanan dan minuman Indonesia di pasar global.
Digelar untuk keenam kalinya pada 10 hingga 12 September 2025 di BNDCC, Bali Interfood juga berlangsung bersamaan dengan Bali Hotel & Tourism, Bali Coffee Expo, Bali Wine & Spirit, dan Bakery Indonesia Expo 2025 yang semakin memperluas jangkauan serta peluang kolaborasi lintas sektor.
"Bali Interfood sebagai pameran internasional makanan dan minuman dua tahunan hadir sebagai bagian dari rangkaian pameran Krista Exhibitions di tiga kota besar yakni di Surabaya melalui East Food Indonesia, Bali dengan Bali Interfood, dan puncaknya pada 12 hingga 15 November 2025 mendatang di JIExpo Kemayoran Jakarta melalui SIAL Interfood," kata CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim.
Ia menambahkan bahwa pameran ini mempertemukan pelaku usaha global dengan jaringan hotel, restoran, serta importir utama di kawasan ini.
Bali Interfood menjadi pameran strategis untuk menggali inspirasi, memperluas koneksi bisnis, dan menjalin kolaborasi internasional.
"Kami mengundang seluruh pelaku industri makanan dan minuman untuk memanfaatkan momentum ini sebagai langkah nyata memperkuat posisi Bali sebagai pusat inovasi sekaligus mendorong pertumbuhan industri makanan dan minuman di Pulau Dewata," ujar Daud D Salim.
| Sekda Bangli Dorong Sinergitas Desa Adat dan Pemdes, Percepatan Kawasan Koperasi Desa Merah Putih |
|
|---|
| Bahas LKPJ Tahun 2025, Komisi II DPRD Badung Lalukan Raker Dengan Sejumlah OPD |
|
|---|
| Bahas Kinerja OPD Dalam Manfaatkan Anggaran 2025 Komisi I DPRD Badung Lakukan Raker |
|
|---|
| DPRD Bangli Sepakati LKPJ Bupati 2025, Dorong Digitalisasi Pajak |
|
|---|
| Hermina Badung Andalkan IGD dan ICU, Siap Tangani Kasus Gawat Darurat hingga Pasien Turis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/interfoodfas.jpg)