Berita Badung
Pasca Ditimpa Kayu Saat Cuaca Ekstrim, Atap di SD No 2 Sempidi Badung Mulai Diperbaiki
Atap ruangan kelas di SD No 2 Sempidi, Kabupaten Badung, Bali, kini sudah diperbaiki.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Atap ruangan kelas di SD No 2 Sempidi, Kabupaten Badung, Bali, kini sudah diperbaiki.
Perbaikan dilakukan tetap menggunakan bahan baja ringan dan menggunakan genteng.
Dari pantauan di lokasi, terlihat tiga ruangan kelas yang diperbaiki atapnya yakni kelas IIA, IIB, dan IIC.
Kursi dan meja yang ada di ruangan tersebut pun dikeluarkan untuk mempermudah pengerjaan bangunan tersebut.
Baca juga: Disdikpora Badung Butuh Anggaran Rp500 Juta untuk Perbaiki Gedung di SD 2 Sempidi
Baca juga: Hari Ini Disdikpora Akan Lakukan Pengecekan Lebih Detail Terkait Kerusakan SD 2 Sempidi Badung
Baca juga: Hujan Disertai Angin Kencang, Dahan Pohon Patah Timpa Bangunan SD 2 Sempidi Badung Bali
Kabid Gedung dan Sarana Disdikpora Kabupaten Badung, Putu Roby Widya Harsana mengatakan, pasca tertimpa dahan pohon pihaknya sudah langsung melakukan pengecekan.
Bahkan langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan penanganan termasuk perbaikan.
“Waktu adanya bencana alam itu, kami langsung melakukan peninjauan dan merancang anggaran untuk melakukan perbaikan, karena sudah termasuk urgent,” ujarnya saat dikonfirmasi Jumat 9 April 2021.
Lebih lanjut dijelaskan, perbaikan pun diusulkan oleh BPBD lantaran masuk bencana alam.
Hanya saja, setelah disetujui oleh pimpinan dalam hal ini Bupati Badung, perbaikan pun diambil alih oleh PUPR Badung.
Kendati demikian dari segi perencanaan pihaknya tetap merencanakan tiga ruangan kelas.
“Sebelumnya atap dan plafonnya yang rusak itu juga berbahan baja ringan. Setelah kita cek terlihat dua ruangan yang rusak, namun setelah diperbaiki, tiga ruangan yang harus kita perbaiki sekalian,” ungkapnya.
Perbaikan atap ruangan sekolah itu pun sudah dilakukan dari beberapa waktu lalu, bahkan sampai saat ini sudah dilakukan pemasangan genteng.
Namun untuk rangka sudah selesai dipasang.
“Untuk gentengnya, sudah mulai dipasang, tapi belum selesai. Saya juga belum sempat ngecek proyek tersebut lagi,” bebernya.
Disinggung mengenai anggaran, pihaknya mengaku belum memastikan, lantaran semua tersebut menggunakan anggaran tidak terduga.
Namun jika diprediksi pihaknya mengaku perbaikan bangunan tersebut, bisa menghabiskan anggaran Rp 400 sampai Rp 500 juta.
Diberitakan sebelumnya, cuaca ekstrim yang terjadi di Kabupaten Badung, Bali, membuat dahan pohon patah dan menimpa bangunan SD No 2 Sempidi.
Kondisi bangunan sekolah pun rusak berat pada bagian atap dan plafonnya.
Menurut informasi yang didapat saat itu, patahnya dahan pohon tersebut membuat dua ruangan kelas rusak berat.
Kendati demikian saat ini masih dilakukan pembersihan oleh pihak BPBD setempat.
Beruntung tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut, hanya saja kondisinya sangat memprihatinkan, lantaran rusak parah.
“Jadi ranting pohon tahap dan bambu patah menimpa atap gedung SD No 2 Sempidi. Bahkan terdapat dua ruang kelas yang rusak,” ujar Kepala BPBD Badung Bagus Nyoman Wiranata didampingi Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung, dr. Ni Nyoman Ermy Setiari sebelumnya.(*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/beberapa-buruh-bangunan-saat-memperbaiki-atap-di-sd-no-2-sempidi.jpg)