Breaking News:

Corona di Bali

300 Lansia hingga Guru Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Desa Sumerta Kelod Denpasar

Desa Sumerta Kelod, Denpasar, Bali menggelar vaksinasi Covid-19 pada Sabtu, 10 Maret 2021.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Tim medis menyuntikkan vaksin pada warga di kantor Desa Sumerta Kelod, Denpasar, Bali, Sabtu 10 April 2021. Kegiatan vaksinasi ini menyasar lansia, warga, guru dan perangkat desa. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Desa Sumerta Kelod, Denpasar, Bali menggelar vaksinasi Covid-19 pada Sabtu, 10 Maret 2021.

Vaksinasi ini digelar di Kantor Desa Sumerta Kelod.

Perbekel Desa Sumerta Kelod, I Gusti Ketut Anom Suardana mengatakan vaksinasi ini digelar sehari.

Di mana sasaran vaksinasi sebanyak 300 orang.

Baca juga: Wakil Rektor ISI Ingin Memajukan Kampus ISI Denpasar ke Level Internasional

Baca juga: UPDATE: Kasus Sembuh Harian Covid-19 di Kota Denpasar 108 Orang, Dua Pasien Meninggal Dunia

"Prioritas yang kami vaksinasi adalah lansia, kader Posyandu, dan guru se-Denpasar Timur," katanya.

Ia mengatakan pelaksanaan vaksinasi ini bekerja sama dengan Puskesmas Denpasar Timur I.

Juga dibantu dari Universitas Warmadewa.

"Jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac," katanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan sosialisasi vaksinasi ini digelar melalui kepala dusun masing-masing yang tersebar di 10 banjar.

Baca juga: Tiga Bulan Zona Merah Covid-19, Denpasar Kini Zona Oranye

"Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berlanjut dan bisa menyasar lebih banyak kalangan terutama pekerja pariwisata dan pedagang pasar di wilayah kami," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan saat ini pihaknya ingin mengejar target vaksinasi Covid-19.

“Dengan melihat kondisi di Denpasar seperti ini, di satu sisi masyarakat sudah jenuh. Sehingga kami intinya mengejar vaksinasi sekarang."

Baca juga: 28 Warga Terjaring Razia Masker di Peguyangan Denpasar, 22 Orang Didenda Masing-masing Rp 100 Ribu

"Kami ingin mengejar harapan pemerintah pusat agar Denpasar bisa mengejar herd immunity yang 70 persen itu,” kata Jaya Negara.

Ia menambahkan, pelaksanaan vaksinasi berbasis door to door ke desa/kelurahan maupun banjar ini juga bertujuan untuk mengejar target vaksinasi lansia yang masih belum mencapai target. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved