Kesehatan
6 Cara Mengantisipasi Asam Lambung Naik pada Malam Hari, Atur Pola Makan hingga Setop Merokok
penderita bisa merasakan gejala asam lambung naik di malam hari seperti rasa panas sampai nyeri di perut dan menjalar sampai ke dada (heartburn)
TRIBUN-BALI.COM - Sebagian penderita penyakit asam lambung sering mengalami gangguan pencernaannya kambuh pada malam hari.
Begitu mulai berbaring di tempat tidur, penderita bisa merasakan gejala asam lambung naik di malam hari seperti rasa panas sampai nyeri di perut dan menjalar sampai ke dada (heartburn).
Selain itu, penderita juga kerap merasakan cairan asam lambung naik sampai ke kerongkongan.
Alhasil, tenggorokan jadi sakit dan mulut terasa pahit.
Baca juga: Penderita Asam Lambung Wajib Konsumsi 8 Camilan Berikut
Penyakit asam lambung naik di malam hari bisa mengganggu sesi tidur nyenyak para pengidapnya.
Dilansir dari Sleep Foundation, ada beberapa penyebab asam lambung naik di malam hari, yakni:
-Saat berbaring, gaya gravitasi tidak mendukung asam lambung untuk tetap berada di perut, sehingga cairan tersebut rentan kembali naik ke kerongkongan
-Posisi tidur mengurangi kemampuan seseorang menelan. Padahal, menelan penting untuk mendorong asam lambung ke bawah
-Air liur yang bisa menetralkan asam lambung produksinya cenderung berkurang saat seseorang tidur
Kombinasi dari beberapa hal di atas rentan memicu asam lambung naik di malam hari.
Penyakit ini jadi bertambah parah apabila penderita melakoni beberapa hal yang bisa memicu naiknya asam lambung
Melansir Medical News Today, beberapa faktor risiko yang bisa menyebabkan asam lambung naik di antaranya:
-Makan makanan pedas atau asam
-Berat badan berlebih tidak dikontrol
-Stres
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-penderita-asam-lambungtips-kesehatan.jpg)