Gempa di Malang

Gempa Malang Terasa sampai di Bali, Lombok dan Yogya, Begini Penjelasan Ahli Geologi UGM

Guncangan pun dirasakan warga di sejumlah wilayah seperti Yogyakarta hingga Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Editor: DionDBPutra
Istimewa RSUD Mardi Waluyo
Peristiwa gempa bumi di Malang bermagnitudo 6,7 skala richter berpusat di perairan barat daya Kabupaten Malang juga terasa kencang di wilayah Blitar. 

Gayatri menambahkan zona subduksi Jawa, khususnya yang berada di lepas pantai selatan Jawa Timur, memang merupakan wilayah yang produktif gempa.

"Sama seperti yang ada di Jawa Barat, (tetapi) di selatan Jawa tengah relatif tenang kegempaannya," kata Gayatri.

Guncangan gempa Malang meluas hingga ratusan kilometer dari pusat gempa. Gayatri menjelaskan bahwa hal ini terjadi karena magnitudo dan kedalaman gempa bumi tersebut cukup besar, sehingga rambatan gelombang gempa bisa mencapai area yang luas.

Berdasarkan data BMKG, guncangan gempa bumi akibat aktivitas lempeng subduksi ini, selain dirasakan di sejumlah wilayah di Jawa Timur, juga dirasakan di Yogyakarta, Madiun, Ponorogo, Denpasar, Kuta, Jimbaran, hingga Mataram dan Lombok Barat.

Intensitas guncangan di wilayah ini, mencapai III MMI, yang terasa seolah-olah seperti getaran saat truk berlalu.

Hingga kini, kata Bambang, belum ada laporan terkait dampak gempa bumi Malang yang mengakibatkan kerusakan bangunan.

Masyarakat diminta tenang dan tidak terpengaruh pada isu-isu yang menyesatkan, terkait gempa Malang yang terjadi, dan diimbau untuk tetap mengacu pada informasi resmi dari BMKG untuk info mengenai perkembangan situasi terbaru.

Ikuti berita terkait gempa bumi

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul Mengapa Guncangan Gempa Bumi Malang Sangat Luas sampai Yogyakarta dan Bali?

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved