Berita Tabanan
Warung dan Bengkel di Desa Angkah Tabanan Terbakar, Ketut Bela Merugi Rp 300 Juta
Ketut Bela Merugi Rp 300 Juta, Kebakaran Diduga Dipicu Percikan Api Las, Warung dan Bengkel Kebakaran Hebat
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Peristiwa kebakaran hebat melanda sebuah warung dan bengkel milik warga di Banjar Samsaman Kaja, Desa Angkah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Bali, Jumat 9 April siang.
Diduga pemicu kebakaran tersebut disebabkan oleh bensin dalam jerigen yang tersambar api.
Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, akibat kejadian tersebut, puluhan barang di dalamnya hangus terbakar dan korban mengalami kerugian hingga senilai Rp 300 juta.
Baca juga: Tabung Gas Meledak, Rumah Dua Lantai di Panjer Denpasar Ludes Terbakar
Baca juga: Diduga Dipicu dari Dupa yang Lupa Dimatikan, Satu Ruangan di Dinas Pertanian Tabanan Terbakar
Baca juga: Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Alfamart di Denpasar, 2 Pelinggih Juga Ikut Terbakar
Kapolsek Selemadeg Barat, AKP I Gusti Lanang Jelantik menuturkan, sebelum peristiwa kebakaran terjadi korban bernama I Ketut Bela Arta (58) melaksanakan aktivitas seperti biasanya.
Seperti biasa pagi hari sekitar pukul 06.00 Wita ia bersama istrinya ke pasar untuk membeli barang dagangannya.
Selanjutnya, sekitar pukul 08.00 Wita atau setelah barang dagangannya sudah lengkap, istrinya membeli bahan bakar minyak (bbm) jenis bensin ke pertamina terdekat sedangkan korban bersiap bekerja di bengkel las miliknya.
Tak lama kemudian atau sekitar pukul 08.30 Wita, istrinya pun datang dengan membawa dua jerigen minyak isian masing-masing 30 liter.
Kemudian, korban Ketut Bela Arta ini menurunkan dua jerigen tersebut.
Selanjutnya ia mulai bekerja, dan saat akan mengisi sangket pada ujung pipa, tiba-tiba bensin dalam jerigen 30 liter yang ada di dekatnya dengan jarak sekitar 4 meter justru tersambar api.
"Jadi kemungkinan percikan api dari las tersebut yang menyambar jerigen bensin. Karena ketika korban lihat api sudah menyala cukup besar," ungkap AKP Lanang Jelantik saat dikonfirmasi Jumat 9 April 2021.
Dia melanjutkan, setelah mengetahui kebakaran tersebut, korban juga berusaha memadamkan api dengan air yang ada di bengkel.
Namun, karena kilometer listrik berada di atas bensin yang terbakar menyebabkan listrik mati dan air yang digunakan juga ikut mati.
Sehingga, korban tak bisa lagi memadamkan apinya tersebut.
Tak ingin ketinggalan waktu, korban juga sudah berusaha mengeluarkan tabung gas 3 kilogram yang ada di samping bensin, namun sayangnya api justru cepat membesar, dan ia memilih untuk menyelamatkan diri.
"Saat korban mencoba memadamkan api dengan air yang mengalir dari sumur bor dan menggunakan listrik, justru listriknya yang mati. Bahkan ia juga sempat mencoba memindah tabung gas yang ada namun sayang api cepat membesar," tuturnya.
Korban juga sempat memukul kentungan untuk meminta bantuan kepada warga sekitar, namun sayangnya ketika warga akan membantu justru kesulitan sumber air.
Sebab, di sekitar rumah korban tak ada sungai dan sumber air lainnya, apalagi korban juga menggunakan sumur bor.
"Warga sudah datang ke lokasi tapi kesulitan sumber air. Dan sejam pasca kejadian mobil pemadam kebakaran baru datang," tegasnya.
Kerugian Hingga Rp 300 Juta
Kapolsek Selemadeg Barat, AKP I Gusti Lanang Jelantik menyatakan, pasca kejadian tersebut puluhan barang milik korban terbakar hangus.
Diantaranya seperti tabung gas 3 kilogram sebanyak 16 buah, tabung 12 kilogram sebanyak 2 buah, tabung gas asitelin 2 buah, tabung oksigen 3 buah.
Kemudian, tiga unit sepeda motor dengan rincian dua sepeda motor dua tak dan satu sepeda motor empat tak juga ludes terbakar.
Tak hanya itu, tiga buah kompresor, satu buah kulkas, satu stokis, satu buah freezer es krim, satu buah genset listrik, dua unit mesin rumput, satu unit mesin traktor, tv 21 inci juga terbakar.
Selanjutnya, kebakaran juga mengakibatkan sejumlah spareparts sepeda motor, mesin pemotong rumput serta sembako yang ada di warung terbakar.
"Total kerugian diperkirakan hingga Rp 300 juta," tandasnya.(*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/warung-dan-bengkel-di-desa-angkah-tabanan-terbakar.jpg)