Breaking News:

Terusan Suez

Kapal Ever Given Tertahan Lagi di Danau Buatan Suez, Harus Bayar Denda Rp 14,5 Triliun

Setelah mengapung dan lepas dari jebakan jalur sempit Terusan Suez selama seminggu, kapal Even Given tidak serta-merta bebas berlayar.

OTORITAS TERUSAN SUEZ/AFP
Sebuah gambar yang dirilis oleh Otoritas Terusan Suez Mesir pada 29 Maret 2021, menunjukkan kapal tunda menarik kapal kontainer MV Ever Given berbendera Panama setelah sepenuhnya terlepas dari tepi Suez. Kapal itu diapungkan kembali dan Terusan Suez sudah dibuka untuk pelayaran global. 

Pemilik kapal juga perlu memberi kompensasi kepada sekitar 800 orang, yang bekerja siang malam selama sepekan untuk melepaskan kapal seberat 200.000 ton itu.

“Ini juga akan mengembalikan biaya dari pemblokiran kanal, yang akhirnya menyebabkan kemacetan lalu lintas epik lebih dari 400 kapal di kedua sisi saluran,” kata Rabie.

Rabie tidak mengatakan bagaimana tepatnya dia sampai pada angka itu. Menurut firma keuangan yang berbasis di London, Refinitiv, negara Mesir kehilangan biaya transit senilai 95 juta dolar AS atau Rp 1,4 triliun karena penyumbatan.

Masih belum jelas siapa yang akan membayar tuntutan Mesir untuk kompensasi.

Shoei Kisen Kaisha Ltd., pemilik Jepang dari Ever Given, mengatakan kepada The Journal bahwa pihaknya belum mendapat kabar resmi dari pihak berwenang Mesir.

Eric Hsieh, Presiden Evergreen Marine Corp., penyewa Ever Given, mengatakan, perusahaannya bebas tanggung jawab dari penundaan kargo, karena akan ditanggung oleh asuransi, lapor Bloomberg.

Ever Given setinggi 1.300 kaki menjadi berita utama pada 23 Maret 2021 ketika membelok keluar jalur selama badai angin yang tak terduga.

Kapal lalu melintang di Terusan Suez yang mengganggu perdagangan global. Lebih dari 400 kapal tertahan di Laut Tengah dan Laut Mediterania.

Enam hari kemudian, kapal yang panjang empat kali lapangan sepak bola itu baru bisa dibebaskan. Sejak itu, Mesir membuka penyelidikan formal tentang bagaimana kapal itu terjebak.

Kapal, muatannya, dan 25 orang awak dari India akan tetap berlabuh di Great Bitter Lake Mesir sampai penyelidikan selesai.

Halaman
123
Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved