Breaking News:

Ramadhan 2021

Satgas Buleleng Izinkan Shalat Tarawih Berjamaah di Masjid, Jumlah Jamaah Dibatasi 50 Persen

Masjid Agung Jami' Singaraja, menggelar shalat tarawih dengan protokol kesehatan, pada Senin 12 April 2021 malam.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Umat muslim saat melaksanakan shalat di Masjid Agung Jami' Singaraja, Senin (12/4) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Masjid Agung Jami' Singaraja, menggelar shalat tarawih dengan protokol kesehatan, pada Senin 12 April 2021 malam.

Shalat berjamaah di masjid ini dilakukan setelah pihaknya mendapatkan izin dari Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng. 

Sekbid Ubudiyah Masjid Agung Jami' Singaraja, Gusti Nanang Nur Hidayat Sekbid Ubudiyah mengatakan, kendati shalat tarawih pada Ramadhan 2021 ini dapat dilaksanakan secara berjamaah di masjid, namun pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Seperti memasang tanda jaga jarak, menyediakan tempat cuci tangan di pintu masuk, serta mengecek suhu tubuh jemaah dengan alat thermo gun. 

Selain itu, jumlah jamaah yang mengikuti shalat tarawih juga dibatasi hanya 200 orang, dari kapasitas masjid yang sejatinya mampu menampung sebanyak 1.300 jemaah.

Menteri Agama: Zona Merah Covid-19 Tak Diperbolehkan Tarawih Berjamaah Selama Ramadhan

Persiapan Masjid Agung Ibnu Batutah Badung Jelang Ramadhan, Tarawih hanya Boleh Dihadiri 50 Persen

Jelang Malam Pertama Shalat Tarawih, Begini Persiapan di Masjid Raya Ukhuwwah Denpasar Bali

"Sama seperti tahun lalu, shalat tarawih tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Kami selalu mengimbau bagi jamaah yang kurang enak badan, untuk melaksanakan shalat di rumah, untuk menghindar kemungkinan terjadinya penularan Covid-19," ucapnya. 

Sementara Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, pihaknya mengizinkan masjid-masjid untuk melaksanakan shalat tarawih berjamaah, menyusul adanya kebijakan dari Kementerian Agama RI.

"Tahun lalu masjid-masjid kan sudah punya surat keterangan (suket) bebas Covid-19. Jadi untuk tahun ini tidak perlu mencari suket lagi, namun kami berharap para pengurus masjid tetap memperhatikan protojop kesehatan, serta membatasi jumlah jamaahnya minimal 50 persen dari kapasitas," terangnya.

Selain masjid, seluruh pura juga diimbau untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan serta membatasi jumlah pemedek, menyusul perayaan hari raya Galungan yang jatuh pada Rabu (14/4).

"Satgas nanti akan tetap memantau, jangan sampai terjadi kerumunan. Tempat-tempat ibadah baik masjid maupun pura baiknya disemprot cairan disinfektan terlebih dahulu oleh masing-masing pengurus tempat ibadah, agar pelaksanaan ibadah lebih aman," terangnya. 

Disisi lain, terkait perkembangan Covid-19 di Buleleng, pada Senin 12 April 2021 terdapat penambahan 16 kasus baru terkonfirmasi, serta penambahan 12 pasien yang telah dinyatakan sembuh.

Selain itu juga terdapat penambahan satu kasus kematian dengan hasil swab test positif covid.

Dengan demikian sisa pasien covid yang menjalani perawatan saat ini berjumlah 168 orang. (rtu)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved